Selasa, 16 Oktober 2018 | 08:05 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Jumat, 04 Mei 2018 14:28

Pelindo III Tambah 5 HMC Baru di Terminal Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak

Ayu Puji Rahayu
HMC baru untuk Terminal Jamrud sedang dirakit (Pelindo III)

SURABAYA -

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menambah lima unit alat bongkar muat jenis harbour mobile crane (HMC) di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk melayani bongkar muat kargo yang diangkut kapal berukuran besar kelas panamax dan post-panamax. 

Pengiriman lima HMC itu dilakukan dalam dua kali pengiriman hingga akhir tahun ini. Tiga unit sudah tiba dan sedang dirakit di Terminal Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak, yang rencananya diserahterimakan pada Juli nanti.

“Dua unit HMC lagi masih dalam pengiriman dari pabriknya di Jerman. Serah terimanya dijadwalkan pada September tahun ini," ungkap Engineering and ICT Director Pelindo III Husein Latief di Surabaya, Jumat (4/5/2018).

Tiga HMC pertama berkapasitas 100 ton dengan jangkauan 46 meter, sementara dua unit lainnya berkapasitas 120 ton dengan jangkauan hingga 51 meter. 

Husein Latief mengklaim kelima HMC baru tersebut memiliki fitur teknologi generasi baru tele-assistance untuk dapat dimonitor dari jarak jauh atau dari gedung kantor.

“Data log kinerja HMC dapat di-download untuk mengecek data durasi operasional, kondisi mesin, catatan aktivasi alarm, detektor cuaca, dan lainnya. Fitur ini penting untuk dianalisa demi meningkatkan teknis perawatan agar lebih hemat," jelasnya.

Kecepatan Layanan 

CEO Regional Jawa Timur Pelindo III Onny Djayus menambahkan, penambahan lima HMC di Pelabuhan Tanjung Perak akan meningkatkan kecepatan layanan bongkar muat curah kering, jumbo bag, dan general cargo di Terminal Jamrud.

Menurut catatan Pelindo III, arus barang di Terminal Jamrud pada 2017 sudah mencapai lebih dari 10 juta ton curah kering, 263.000 meter kubik kargo, dan 66.253 unit barang.

"Dengan beroperasinya HMC baru itu, Pelindo III siap melayani bongkar muat kapal besar demi meningkatkan efisiensi logistik di Pelabuhan Tanjung Perak," ujarnya.

Sebagai pelabuhan petikemas terbesar di kawasan timur Indonesia, Pelabuhan Tanjung Perak terus meningkatkan kapasitas peralatannya.   

Sebelumnya Pelindo III telah menambah tiga unit reach stacker (kendaraan pengangkat peti kemas) untuk Tanjung Perak guna mempercepat layanan receiving (penerimaan), delivery (pengiriman), stripping 
(pengeluaran barang dari peti kemas), dan stuffing (pemasukan barang ke dalam peti kemas).

"Kedatangan reach stacker baru akan mengurai antrean layanan saat arus barang sedang ramai. Dengan demikian, pemilik barang dapat menerima barangnya dengan lebih cepat," tambah Onny.

(hlz/hlz)


Komentar