Selasa, 22 Mei 2018 | 17:18 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Rabu, 09 Mei 2018 12:48

Kompetensi Auditor ISM Code Tingkatkan Keselamatan Pelayaran

Ire Djafar
(Translogtoday)

JAKARTA -

Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut menyelenggarakan peningkatan kompetensi Auditor Internasional Safety Management (ISM) Code Angkatan III,  yangdiikuti perwakilan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan serta Unit Pelaksana Teknis. 

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Dwi Budi Sutrisno mengatakan peningkatan kompetensi ISM Code bertujuan memenuhi amanat PM Nomor 45 Tahun 2012 tentang Manajemen Keselamatan Kapal, khususnya pasal 46 yang mengharuskan auditor memiliki kompetensi di bidang manajemen keselamatan kapal.

Upaya itu, tuturnya, juga mengacu pada Peraturan Dirjen Perhubungan Laut Nomor Hk.103/1/16/DJPL-16 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Audit Manajemen Keselamatan Kapal.

“Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan sangat berpengaruh pada penyelenggaraan angkutan laut yang aman, lancar, nyaman, teratur, dan efisien, selain juga sangat bergantung pada kondisi kapal yang telah memenuhi persyaratan kelaiklautan kapal,” ujarnya, Selasa (8/5/2018). Acara digelar di Bandung pada 7–9 Mei 2018.

Dwi mengatakan persyaratan kelaiklautan kapal itu di antaranya keselamatan kapal, pencegahan pencemaran dari kapal, pengawakan, pemuatan, kesehatan dan kesejahteraan awak kapal serta penumpang.

Selain itu, status hukum kapal, manajemen keselamatan kapal, dan manajemen keamanan kapal sesuai dengan UU No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran, PP 51 tahunn 2002 tentang Perkapalan dan Permenhub No. PM 45 tahun 2012 tentang Manajemen Keselamatan Kapal.

“Semua kapal yang berlayar, diwajibkan memenuhi persyaratan kelaiklautan kapal, jika aspek kelaiklautan kapal tidak terpenuhi, maka terdapat kemungkinan akan berdampak terjadinya musibah bagi kapal dalam pelayarannya, tentunya hal ini sangat tidak diharapkan,” papar Dwi.

Untuk itu, lanjut Dwi, perlu upaya meningkatkan aspek kelaiklautan kapal, khususnya manajemen keselamatan kapal, untuk memastikan pengoperasian kapal dan manajemen perusahaan dalam pengelolaan kapalnya dapat berjalan dengan baik.

“Penegakan ketentuan di bidang manajemen keselamatan kapal merupakan prioritas utama karena seluruh elemen dalam Sistem Manajemen Keselamatan Kapal merupakan implementasi dari semua peraturan kelaiklautan kapal. Mereka tidak hanya memahami aturan kelaiklautan kapal namun juga yang memiliki integritas yang tinggi,” ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar