Senin, 24 September 2018 | 11:06 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Korporasi / CSR
Jumat, 11 Mei 2018 09:05

MTI Tanam Benih Mangrove di Ekowisata Pantai Indah Kapuk

Ire Djafar
(MTI/Translogtoday)

JAKARTA -

PT Multi Terminal Indonesia (MTI), melalui program corporate social responsibility (CSR), melakukan penanaman benih mangrove di Ekowisata Pantai Indah Kapuk Jakarta Rabu (9/5/2018) sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan hidup.

Direktur Keuangan dan SDM MTI Miftahul Huda yang menghadiri kegiatan itu disambut baik oleh Kepala Bidang Kehutanan Provinsi DKI Jakarta Jaja Suarja yang turut mendampingi penanaman mangrove tersebut.

"Kegiatan seperti ini merupakan tanggung jawab kita bersama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat. Kita tahu hutan mangrove mempunyai banyak sekali manfaat bagi ekosistem, tidak hanya sebagai penahan abrasi air laut, tetapi juga tempat tinggal hewan dan tumbuhan," ujar Miftah.

Miftsh mengatakan penanaman benih mangrove ini merupakan bagian dari program CSR perusahaan, dan diharapkan memiliki dampak yang baik bagi lingkungan sekitarnya. 

"Kami berterima kasih kepada Kepala Bidang Kehutanan DKI yang memfasilitasi kegiatan ini sebagai kontribusi perusahaan terhadap lingkungan, khususnya di Jakarta Utara," lanjut Miftah.

Dalam kesempatan itu, MTI menanam 200 benih mangrove yang dilakukan langsung oleh para karyawan anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC tersebut. 

Tambah Luas RTH

Sementara itu, Kepala Bidang Kehutanan DKI Jakarta Jaja Suarja mengungkapkan luas hutan mangrove Pantai Indah Kapuk saat ini sekitar 337 hektare, cukup luas jika dilihat dari letak geografis Jakarta utara.

Namun, jika dilihat dari luas keseluruhan DKI Jakarta masih sangat kecil, baru sekitar 0,04% untuk ukuran Ruang Terbuka Hijau (RTH). 

DKI Jakarta saat ini memiliki RTH 11% dari luas wilayah. Luasan ini masih jauh dari target untuk kualifikasi atau persyaratan sebagai kota sehat, yaitu RTH minimal 30%.

Oleh karena itu, kata Jaja Suarja, keberadaan hutan mangrove sebagai ruang terbuka sangat diperlukan oleh masyarakat. 

“Banyak masyarakat maupun instansi yang berkunjung ke kawasan ekowisata Pantai Indah Kapuk ini untuk melakukan berbagai kegiatan. Kami berterima kasih kepada MTI yang peduli terhadap lingkungan, khususnya pada hutan mangrove ini," ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar