Minggu, 24 Juni 2018 | 22:05 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Korporasi / CSR
Jumat, 25 Mei 2018 17:32

JAI Bantu Pendidikan Anak Yatim dan Duafa

Ire Djafar
(JAI/Translogtoday)

JAKARTA -

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (JAI) menyalurkan bantuan prasarana dan sarana pendidikan anak yatim piatu dan dhuafa senilai Rp200 juta serta biaya pendidikan 130 anak yatim piatu.

Bantuan itu merupakan bagian dari program corporate social responsbility (CSR) perseroan, sekaligus sebagai wujud rasa syukur atas pencapaian sepanjang tahun 2017 dan triwulan pertama 2018.

"Program CSR ini sebagai bentuk dari komitmen perseroan untuk mendukung pendidikan dan pencegahan risiko," ungkap Direktur Utama JAI Dawam Atmosidiro pada acara buka puasa bersama di kantor JAI, Kamis (24/5/2018).

Anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang menyediakan layanan pilotage dan towege ini juga menggelar program CSR Mudik Bersama IPC Group, yakni mudik dengan bis secara gratis ke beberapa kota tujuan mudik.

"Melalui program CSR yang bertepatan di bulan Ramadhan yang sangat mulia ini, perseroan ingin menatap tantangan ke depan dengan lebih optimis," ungkap Dawam.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan terima kasih kepada DPC INSA Jaya dan PPOP (Peguyuban Petugas Operasional Pelabuhan) atas kerja sama serta dukungan sehingga kinerja perseroan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Bisnis utama JAI adalah layanan jasa pemanduan dan penundaan dengan pangsa pasar utama yaitu pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja Pelindo II yang meliputi 11 pelabuhan.

Pada 2017, perseroan mulai memperluas sayap bisnisnya dengan melayani angkutan laut (shipping) dan pengelolaan kapal. Perseroan mencatat pertumbuhan laba bersih Rp120,41 miliar pada 2017, naik 2,86% dari tahun sebelumnya Rp117,06 miliar.

Pertumbuhan laba perseroan terutama berasal dari peningkatan pendapatan penundaan sebesar 2,57%, sedangkan biaya usaha turun 7,60%.

Pada triwulan pertama 2018 ini, perseroan juga berhasil mencatatkan laba Rp34,34 miliar, tumbuh 11,34% dibandingkan periode yang sama 2017 sebesar Rp30,84 miliar. (hlz/hlz)


Komentar