Senin, 22 Oktober 2018 | 12:35 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Selasa, 29 Mei 2018 05:47

Arus Kapal dan Barang di 3 Pelabuhan Utama Pelindo III Meningkat

Ayu Puji Rahayu
(Pelindo III)

SURABAYA -

Arus kapal dan barang di tiga pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), yakni Pelabuhan Tanjung Perak, Tanjung Emas, dan Banjarmasin, meningkat pada kuartal pertama 2018.

Berdasarkan data Pelindo III, arus kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya selama Januari-Maret 2018 meningkat 39% menjadi 3.297 unit dibandingkan dengan periode yang sama 2017 sebanyak 2.375 unit. 

Dalam satuan gros ton, arus kapal itu melonjak 56% dari 16,9 juta gros ton pada kuartal pertama 2017 menjadi 26,5 juta gros ton. 

Arus peti kemas di pelabuhan tersibuk di wilayah timur itu juga naik dari 126.693 boks atau setara 140.361 TEUs menjadi 138.603 boks atau setara 152.769 TEUs pada 2018 atau tumbuh 9%. 

Data juga menunjukkan arus pengiriman hewan meningkat dari 1.982 ekor pada tiga bulan pertama tahun lalu menjadi 2.699 ekor atau meningkat 36% pada periode yang sama tahun ini.

Demikian pula arus barang dalam satuan meter kubik tercatat 186.000 meter kubik pada kuartal pertama 2018 atau 186% di atas target sebesar 110.000 meter kubik. Adapun arus barang dalam satuan ton tercatat 2,7 juta ton atau 85% dari target 3,2 juta ton. 

Menurut CEO Pelindo III Ari Askhara, penurunan arus barang dalam satuan ton salah satumya disebabkan bongkar muat food grain (bahan makanan curah) dipindah ke Terminal Teluk Lamong (TTL) karena kapal yang digunakan butuh draft (kolam dermaga) yang lebih dalam.

“Pelindo III memang telah membangun fasilitas silo khusus untuk food feed grain di TTL agar lebih bersih dan efektif," jelas Ari Askhara di Surabaya, Senin (28/5).

Kinerja Tanjung Emas

Kinerja positif juga dicatatkan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Peningkatan arus barang di pelabuhan itu disokong tren penggunaan kapal berukuran semakin besar. 

CEO Pelindo III Regional Jawa Tengah Ardhy Wahyu Basuki mengungkapkan, realisasi arus kapal selama kuartal pertama 2018 mencapai 6,1 juta gros ton atau 103% dari target, juga melampaui realisasi periode yang sama 2017 sebesar 5,7 juta gros ton atau tumbuh 8%.

Arus barang pada kuartal pertama tahun ini juga melebihi target, yakni menjadi 1,26 juta ton dan 226.700 meter kubik, dibandingkan realisasi pada periode sama 2017 sebesar 1,14 juta ton dan 193.000 meter kubik. Peningkatan arus barang tersebut masing-masing 110% dalam satuan ton dan 117% dalam satuan meter kubik.

“Tercapainya target arus barang dikarenakan peningkatan barang-barang impor general cargo, khususnya heavy cargo seperti roda-roda mesin dan besi baja. Untuk peningkatan arus barang dalam negeri di dermaga umum, berupa komoditas curah kering seperti batubara dan pasir," jelas Ardhy.

Pelabuhan Banjarmasin

Pelabuhan Banjarmasin yang menjadi gerbang logistik utama di selatan Pulau Kalimantan juga mencatatkan kinerja cukup tinggi.

Menurut CEO Pelindo III Regional Kalimantan Recky Julius, arus kunjungan kapal selama kuartal pertama 2018 yang diproyeksikan 3.587 unit tercapai hingga 6.721 unit atau 187% dari target. Dari sisi bobot kapal, terealisasi sebesar 13,6 juta gros ton atau 118% dari target 11,5 gros ton.

Arus peti kemas di pelabuhan itu juga melampaui target. Realisasi arus peti kemas di Terminal Peti Kemas Banjarmasin (TPKB) tercatat 104.600 TEUs atau 105% di atas target 104.700 TEUs. 

"Perkembangan ini menunjukan kontainerisasi di TPKB meningkat. Perusahaan pelayaran di Banjarmasin mulai banyak menggunakan peti kemas berukuran 40 feet dari semula 20 feet, karena dinilai lebih efisien," jelas Recky. (hlz/hlz)


Komentar