Minggu, 24 Juni 2018 | 22:04 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Sabtu, 02 Juni 2018 20:19

Menhub Larang LCT Layani Penumpang, Pelabuhan Bojonegara Ditutup Sementara

Translog Today
Menhub saat meninjau Pelabuhan Merak, Sabtu (2/6/2019). (Kemenhub)

MERAK, Banten - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melarang kapal LCT (landing craft tank) melayani angkutan penumpang dan segera menutup Pelabuhan Bojonegara, Banten, melayani penyeberangan truk selama libur Lebaran.

Menhub sudah meminta bantuan Kepolisan serta Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan setempat untuk mengamankan instruksi tersebut.

Dia menegaskan Pelabuhan Bojonegara tidak diizinkan melayani angkutan penumpang karena armada kapal yang tersedia dinilai tidak layak.

"Armada kapal LCT hanya untuk mengangkut barang, tidak untuk penumpang. Selain tidak layak, juga dapat membahayakan keselamatan," kata Budi karya saat meninjau kesiapan Pelabuhan Merak, Banten, menghadapi arus mudik, Sabtu (2/6/2018).

Menhub meminta pengelola Pelabuhan Bojonegara menghentikan sementara pelayanannya sebab penyeberangan di pelabuhan itu dinilai dapat membahayakan penumpang karena tidak menggunakan kapal standar untuk mengangkut penumpang.

Dalam pengoperasian setiap hari, Pelabuhan Bojonegara diketahui melayani kapal LCT untuk mengangkut truk yang di dalamnya juga terdapat sopir dan kernet sebagai penumpang.

kapal LCT

Pengoperasian LCT di Pelabuhan Bojonegara selama ini diprotes perusahaan penyeberangan di Merak-Bakauheni karena menimbulkan persaingan tidak sehat. Kondisi makin parah karena Kemenhub terus menambah kapal ukuran besar beroperasi di lintasan padat tersebut.

Menurut Budi Karya, armada kapal yang tersedia di Pelabuhan Merak sangat mencukupi untuk melayani penyeberangan Merak-Bakauheni dan sebaliknya.

Namun, dia mengimbau pemudik tidak serentak menyeberang pada hari dan waktu yang sama untuk mencegah antrean.

Selama ini, masyarakat lebih suka berangkat pada malam hari agar perjalanan di Sumatera dapat dilakukan pada siang hari demi keamanan.

Menhub mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polri untuk memberikan jaminan keamanan perjalanan mudik di seluruh Indonesia, khususnya Sumatera.. (hlz/hlz)


Komentar