Minggu, 24 Juni 2018 | 22:03 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Sabtu, 02 Juni 2018 10:43

TPK Pelabuhan Boom Baru Palembang Andalkan Ekspor Buah Kelapa

Aidikar M. Saidi

PALEMBANG - Buah kelapa kini menjadi komoditas ekspor unggulan yang dikapalkan melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Pelabuhan Boom Baru Palembang.

Pelabuhan tersibuk di Sumatera Selatan itu kini menjadikan buah kelapa salah satu komoditas potensial yang terus dikembangkan untuk pasar ekspor.

Melalui TPK Palembang, komoditas itu diekspor menggunakan kapal petikemas direct call ke Thailand, Vietnam, dan China. Komoditi unggulan lainnya yang dikapalkan menggunakan kapal petikemas direct call dari TPK Palembang adalah karet dan kertas ke Singapura.

Ekspor komoditas karet terbesar ditangani perusahaan pelayaran Samudera Indonesia, Bintika Bangun Nusa, dan But Advance Container Line (BACL).

"Komoditas yang dilayani kapal direct call, lebih banyak kelapa utuh dibandingkan kelapa kupas. Kami melayani sekitar 500 boks setiap bulannya," ujar Adi Syahputra Darmansyah, Manager Area PT IPC TPK Palembang, kepada Translogtoday.

Dia mengatakan kapal petikemas direct call untuk ekspor kelapa dari pelabuhan Boom Baru kini sudah mencapai seminggu sekali atau 4 kunjungan kapal setiap bulannya.

Tujuan akhir, Haikou China memakai perusahaan pelayaran PT Bahari Eka Nusantara/Ben Line Agencies.

Berdasarkan data throughput PT IPC TPK Palembang, sampai dengan April 2018 dikapalkan sebanyak 52.750 TEUs dan 40% di antaranya tujuan ekspor dan sisanya perdagangan dalam negeri. Throughput tersebut naik 6% dibanding periode sama pada 2017.

Adapun komoditas karet menguasai throughput kegiatan ekspor pada 2017 yaki mencapai 77% dari total seluruh ekspor TPK Palembang, disusul kelapa 14%, produk kayu 4%, container empty 2%, dan lain-lain 2%.
(hlz/hlz)


Komentar