Minggu, 24 Juni 2018 | 22:06 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Kamis, 07 Juni 2018 21:55

Pelindo III Gandeng CCC dan PSA Kembangkan Pelabuhan Kendal

Translog Today
TPK Semarang (Pelindo III)

SURABAYA -

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menggandeng dua perusahaan berskala internasional, yakni China Communications Construction (CCC) dan PSA, untuk mengembangkan Kendal International Port di Jawa Tengah. 

Kerja sama tersebut dituangkan dalam MoC yang ditandatangani oleh CEO Pelindo III Ari Askhara, President Director PT China Communications Construction Engineering Indonesia Fan Fiyeng, dan Head of Terminal Services PSA Seow Hwee di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Ari Askhara menyebut MoC ini sebagai bentuk komitmen dari semua pihak untuk membahas kemungkinan pendirian perusahaan patungan proyek pengembangan Pelabuhan Kendal yang menelan investasi Rp4 triliun untuk infrastruktur dan suprastrukturnya.

“Kami mengajak dua perusahaan internasional itu karena mereka memiliki reputasi yang dikenal baik di dunia. (Mereka) diharapkan dapat meningkatkan potensi pasar dan kunjungan kapal internasional untuk melakukan kegiatan operasional di Pelabuhan Kendal,” katanya.

PT China Communications Construction Engineering Indonesia merupakan badan usaha yang bergerak di bidang jasa konstruksi, sementara PSA Indonesia Pte Ltd merupakan jaringan operator pelabuhan yang tersebar di Asia, Eropa dan Amerika.

Ruang lingkup kerja sama MoC tidak terbatas pada perencanaan, pengembangan, pembangunan, pengoperasian, investasi, pendanaan, tetapi juga memberikan masukan atas rencana pengembangan pelabuhan.

Rencana pengembangan itu, seperti studi lingkungan, studi perencanaan, studi geoteknik, studi pengembangan wilayah, desain lay out dan teknis pelabuhan, desain operasional, analisa potensi pasar dan kelayakan proyek.

Pengembangan Pelabuhan Kendal merupakan inisiasi Pelindo III bersama Pemerintah Kabupaten Kendal untuk mendukung arus logistik barang di Jawa Tengah, sekaligus mengantisipasi dan mengakomodasi layanan Terminal Petikemas Semarang yang diproyeksikan melebihi kapasitasnya pada 2021. 

"Pelabuhan Kendal akan menjadi fitur yang menarik bagi investor untuk berinvestasi di Kawasan Industri Kendal (KIK) yang sedang dibangun oleh pemerintah. Fasilitas pelabuhan terintegrasi dalam suatu kawasan industri sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi dari distribusi barang produksi,” ungkap Ari Askhara.

Dia berharap pengembangkan Pelabuhan Kendal dapat meningkatkan manfaat ekonomi, tidak hanya bagi warga Kendal, tetapi juga pemangku kepentingan logistik di hinterlandPelabuhan Kendal, yakni industri Jawa Tengah dan sekitarnya. (hlz/hlz)


Komentar