Rabu, 15 Agustus 2018 | 04:26 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Penerbangan
Kamis, 14 Juni 2018 19:51

Uni Eropa Akhirnya Keluarkan Indonesia dari Daftar Larangan Terbang

Translog Today

JAKARTA -

Seluruh maskapai Indonesia akhirnya dikeluarkan dari Daftar Larangan Terbang Uni Eropa (EU Flight Safety List), setelah daftar hitam itu mencoreng wajah penerbangan nasional sejak 2007.

Kabar gembira ini disampaikan oleh Wakil Kepala Perwakilan Dupito D. Simamora yang mengutip keterangan resmi Komisioner Transportasi UE Violeta Bulc pada Kamis (14/6/2018).

Dengan keluarnya Indonesia dari daftar itu, berarti semua maskapai Indonesia kini dapat terbang ke Uni Eropa.

Menurut Violeta Bulc, Indonesia telah bekerja keras agar keluar dari Daftar Larangan Terbang UE.Uni Eropa selama ini menerapkan standar keamanan penerbangan yang sangat ketat dan selalu dievaluasi secara berkala.

"Saya sangat senang bahwa setelah bertahun-tahun bekerja, kita sekarang dapat membersihkan semua maskapai penerbangan dari Indonesia. Ini menunjukkan kerja keras dan kerja sama yang erat membuahkan hasil. Saya juga puas bahwa kami sekarang memiliki sistem peringatan baru untuk mencegah pesawat yang tidak aman memasuki wilayah udara Eropa," ungkapnya.

Dupito D. Simamora menyebutkan Uni Eropa telah menerapkan larangan terbang (flight ban) terhadap seluruh maskapai Indonesia sejak 2007. "Keputusan ini merupakan hasil dari rangkaian upaya panjang Pemerintah Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, Uni Eropa telah secara bertahap mengeluarkan beberapa maskapai Indonesia dari Daftar Larangan Terbang (EU Flight Safety List), yakni pada 2009, 2011 dan 2016. 

Sebelum keputusan ini diambil, tim Uni Eropa melaksanakan EU Assessment Visit ke Indonesia pada 12-21 Maret lalu.

Hasil evaluasi menyeluruh tersebut juga dibahas dalam pertemuan Air Safety Committee di Brussel pada 30 Mei lalu, yang dihadiri Pemerintah Indonesia dan tiga maskapai nasional, yaitu Wings Air, Sriwijaya Air, dan Susi Air.

Sebagai negara dengan potensi industri penerbangan yang sangat besar, keputusan Uni Eropa ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap otoritas dan maskapai penerbangan Indonesia.

Keputusan ini juga sejalan dengan opini berbagai badan penerbangan internasional, seperti Flight Aviation Administration (FAA) dan International Civil Aviation Organization (ICAO) yang mencatat perbaikan signifikan penerbangan Indonesia. (hlz/hlz)


Komentar