Jumat, 20 Juli 2018 | 11:55 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Depo & Gudang
Senin, 11 Juni 2018 20:04

IKT Gandeng Wallenius Wilhemse Sediakan Layanan Logistik Kelas Dunia

Ire Djafar
(IKT/Translogtoday)

JAKARTA -

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT) atau IPC Car Terminal mengandeng Wallenius Wilhemsen Holding (WWH), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang logistik dan pelayaran RoRo terbesar di dunia.

Kerja sama itu dituangkan ke dalam Memorandum of Understandingantara IKT dan Wallenius Wilhemsen Solution (WWS), anak perusahaan WWH, di Jakarta, 9 Juni 2018. MoU mencakup pengembangan dan pengoperasian pelayanan fasilitas Vehicle Processing Center (VPC), Equipment Proccesing Center (EPC), dan Logistic Services termasuk door to door services

Penandatangan dilakukan Direktur Utama IKT Chiefy Adi K. dan wakil WWS Ray Fitzgerald, dan agen Wallenius Wilhemsen Landbase Holding AS diwakili Capt Per Wallmark, didampingi Roland Chai selaku Cargo Superintendent.

WWS merupakan operator fasilitas VPC dan EPC berkelas dunia yang mempunyai layanan bisnis di berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Belgia, China, Australia, dan negara lainnya. 

Chiefy mengatakan kerja sama itu diharapkan memperluas pasar dan jaringan di Indonesia serta melakukan alih pengetahuan dalam pengoperasian, baik di bidang sumber daya manusia maupun teknologi dan peralatannya.

VPC merupakan layanan nilai tambah yang disediakan oleh IKT dengan ruang lingkup layanan seperti pencucian, port stock, marking, labelling, spec up/installation accesoriesminor repair, waxing/dewaxing, receiving/delivery keluar dan masuk ke terminal untuk kargo kendaraan.

Adapun EPC adalah layanan untuk kargo truk dan alat berat, meliputi pencucian dengan Bio Security Cleaning, assembling, dismantle, engine repairuntuk kegiatan ekspor, impor dan domestik.

Menurut Chiefy, layanan VPC dan EPC itu diharapkan mengurangi biaya logistik pabrikan ataupun importir mobil karena fasilitas yang tersedia di kawasan IKT terintegerasi dengan layanan di terminal internasional dan terminal domestic.

"IKT berencana membangun fasilitas VPC dan EPC terbesar di Asia dengan luas lahan 14 ha, memiliki stall area20.000 m2 yang akan dilengkapi dengan digital car terminal systemserta warehousingsebagai bagian dari sparepart management," ungkap Cheify. (hlz/hlz)


Komentar