Rabu, 15 Agustus 2018 | 20:31 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Ekspor-Impor
Senin, 16 Juli 2018 20:57

Ekspor Semester 1/2018 Tumbuh 10%, Tiongkok Pasar Terbesar

Translog Today
(repro)

JAKARTA -

Nilai ekspor Indonesia pada semester pertama 2018 tumbuh 10,03% menjadi US$88,02 miliar dibandingkan dengan periode yang sama 2017. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor nonmigas pada Januari-Juni 2018 mencapai US$79,38 miliar atau naik 9,66%. Adapun, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan (manufaktur) selama periode itu meningkat 5,35%.

“Demikian juga dengan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 36,16%, sementara ekspor hasil pertanian turun 7,68%,” ungkap Kepala BPS K. Suhariyanto dalam konferensi pers di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (16/7/2018).

Dari data tersebut, ekspor menurut provinsi asal barang berasal dari Jawa Barat senilai US$14,63 miliar (16,62%), diikuti Jawa Timur US$9,23 miliar (10,49%), dan Kalimantan Timur US$9,10 miliar (10,34%).

Pada Januari-Juni 2018, Tiongkok masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai US$12,296 miliar (15,49%), diikuti Amerika Serikat dengan nilai US$8,559 miliar (10,78%), dan Jepang US$8,101 miliar (10,21%).

“Komoditas utama yang diekspor ke Tiongkok pada periode tersebut adalah lignite, batubara, dan besi baja,” jelas Suhariyanto. (hlz/hlz)


Komentar