Senin, 10 Desember 2018 | 15:13 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Korporasi / Asuransi
Rabu, 18 Juli 2018 15:09

Pelindo III Gandeng Jasindo Sediakan Asuransi 'On Arrival' di Wilayah Pelabuhan

Ayu Puji
(Pelindo III)

SURABAYA -

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) bersinergi dengan PT Jasindo (Persero) untuk menyediakan asuransi Protection & Indemnity (P&I) guna mendorong penerapan asuransi bagi kapal yang berada di wilayah pelabuhan. 

CEO Pelindo III Ari Askhara mengatakan, sinergi dengan Jasindo bertujuan meningkatkan standar keselamatan kapal dan layanan kinerja di sektor maritim, khususnya di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola Pelindo III.

Penyediaan asuransi juga sejalan dengan rencana Pelindo III menerapkan SE Menteri Perhubungan tentang kewajiban mengasuransikan kapal dengan asuransi penyingkiran kerangka kapal dan/atau perlindungan ganti rugi serta Peraturan Dirjen Perhubungan Laut tentang tata cara pengenaan sanksi tidak diberikan pelayanan operasional kapal.

Kedua aturan yang diterbitkan sejak Desember 2014 itu akan diterapkan mulai 1 Agustus 2018, Dengan aturan tersebut, setiap kapal yang akan berkegiatan di terminal yang dioperasikan Pelindo III harus memiliki asuransi kapal minimal WROP (wreck removal & oil pollution).

Ari menceritakan, ide untuk menyediakan asuransi tersebut berawal dari cerita pengguna jasa pelabuhan tentang adanya kebutuhan dari asuransi untuk kapalnya. Kemudian tercetuslah konsep 'insurance on arrival' yang terinspirasi dari 'visa on arrival' pada layanan di bandar udara. 

“Jadi produk asuransinya yang menyesuaikan permintaan pasar akan perlindungan tertentu dalam waktu terbatas yang sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya pada acara penandatangan kerja sama antara Pelindo III dan Jasindo di Surabaya, Rabu (18/7/2018).

Ari menjelaskan, asuransi yang disediakan oleh Jasindo menjadi solusi perlindungan risiko terhadap para pemilik kapal dan operator. “Biasanya (asuransi) P&I jangka waktunya satu tahun, ini dapat berlaku untuk hanya 8 hari sesuai kebutuhan operasional kapal selama berada di satu pelabuhan,” ungkapnya. 

Karena efisien dan lebih terjangkau, lanjut Ari, asuransi P&I diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilik kapal dan operator untuk comply (taat aturan), apalagi asuransi kapal merupakan amanat undang-undang.

Dirut Jasindo Untung Hadi Santosa menjelaskan, asuransi P&I meliputi jaminan penyingkiran bangkai kapal (wreck removal) dan jaminan penanggulangan polusi minyak (oil pollution) dari kapal yang berada di pelabuhan, dimana terminal-terminal yang dikelola Pelindo III beroperasi.

Pelabuhan-pelabuhan tersebut, di antaranya Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Emas Semarang, Banjarmasin, Gresik, Tanjung Intan Cilacap, Kotabaru, dan Benoa Bali. 

Menurut Untung Hadi, total nilai jaminan (limit of liability) untuk setiap kapal yang tertanggung asuransi tersebut bisa mencapai US$50 juta.

Asuransi Karyawan

Selain asuransi kapal, Pelindo III juga menggandeng Jasindo untuk menyediakan asuransi kesehatan untuk pegawai, keluarga, dan pensiunan. Pelindo III sudah menyiapkan dana Rp72 miliar untuk kebutuhan asuransi keluarga besar perusahaan.

"Pelindo III menerapkan prinsip employee first, bukan customer first. Employee (karyawan) perlu dibuat sejahtera dan happy (bahagia) dahulu. Dengan begitu, perusahaan bisa lebih optimal dalam melayani customer dan stakeholder," kata Ari.

Dengan sistem indemnity tersebut, lanjutnya, pegawai Pelindo III dapat lebih fleksibel dalam mengakses layanan kesehatan karena bisa langsung berobat ke dokter spesialis dengan menyesuaikan limit asuransi masing-masing. 

Saat ini telah ada 108 provider kesehatan yang berada di tujuh provinsi wilayah kerja Pelindo III. Biaya juga lebih efisien bagi perusahaan yang menanggung pembayaran asuransi keluarga besarnya yang berjumlah 9.073 orang.  (hlz/hlz)


Komentar