Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:40 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Depo & Gudang
Jumat, 27 Juli 2018 15:11

Airin Tambah Alat Baru, Percepat Pelayanan di TPS

Aidikar M. Saidi
reach stacker

JAKARTA -

PT Indonesian Air & Marine Supply (Airin) menambah sejumlah alat baru untuk meningkatkan pelayanan bongkar muat petikemas impor tempat penimbunan sementara (TPS) di depo petikemas Airin Tanjung Priok.

Anak perusahaan PT Dok & Perkapalan Koja Bahari (DKB) itu kini gencar berinvestasi untuk meningkatkan pelayanan di usaha logistik. 

Direktur Utama Airin Rudolf Valentino Bey mengatakan investasi alat tersebut dilakukan sesuai dengan Rencana Kerja Perusahaan 2018 dengan membeli alat baru berupa dua unit reach stacker (RS) dan lima unit forklift senilai Rp15 miliar.

"Satu unit reach stacker dan tiga unit forklift di antaranya sudah masuk dan siap beroperasi pekan depan," katanya kepada Translogtoday, Jumat (27/7/2018).

Dengan penambahan alat tersebut, Airin kini mengoperasikan lima unit RS dari sebelumnya empat unit, sementara satu unit RS lagi masih ditunggu kedatangannya.

Adapun forklift yang dianggarkan pada 2017 sebanyak lima unit, baru terealisasi tiga unit pada Mei 2018. 

Menurut Rudolf, penambahan alat tersebut untuk mendukung kelancaran arus petikemas dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Untuk mendukung kelancaran arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok, tuturnya, Airin sudah menjalankan sistem pelayanan pergudangan atau WMS (Warehouse Manajemen System).

Airin juga segera menerapkan sistem Auto Gate seperti yang sudah diaplikasikan di Pelabuhan Tanjung Priok. 

Selain itu, lanjut Rudolf, Airin mengoptimalkan sebagian lahan DKB di Batam melalui kerja sama antara BUP (Badan Usaha Pelabuhan) Airin dengan PLN Batam.

Lahan tersebut dioptimalkan untuk melayani kecepatan angkutan logistik gas padat atau CNG (compressed natural gas). Kini, kecepatan angkutan logistik hanya butuh waktu 2 jam dari sebelumnya mencapai 8 jam.

Kemudian, lanjut Rudolf, untuk mengantisipasi pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Airin membangun Pusat Logistik Berikat (PLB) di Karawang.

PLB yang dibangun Airin diharapkan dapat menampung barang impor dan ekspor sebelum dikapalkan melalui pelabuhan yang akan beroperasi mulai 2019 itu. (hlz/hlz)


Komentar