Senin, 10 Desember 2018 | 16:30 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Teknologi
Kamis, 02 Agustus 2018 15:20

IPC Gandeng Balitbang ESDM Terapkan Energi Hijau di Pelabuhan

Ire Djafar
(IPC/Translogtoday)

JAKARTA -

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Balitbang ESDM) melakukan penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan energi terbarukan atau energi hijau untuk memenuhi kebutuhan listrik di seluruh pelabuhan kelolaannya. 

"Tim Balitbang ESDM memiliki sumber daya untuk melakukan pemetaan (mapping) kebutuhan energi pelabuhan. Di sisi lain, IPC membutuhkan pemetaan tersebut untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan energi, seperti listrik di semua pelabuhan, yang setiap tahun terus meningkat," kata Direktur Komersial & Pengembangan Usaha IPC Saptono R. Irianto seusai penandatanganan MoU di Kantor Pusat IPC, Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Nota kesepahaman kerja sama (Mou) tersebut ditandatangani oleh Saptono dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian ESDM F.X. Sutijastoto.

Adapun ruang lingkup MoU ini adalah mempersiapkan rencana kerja sama yang meliputi inventarisasi potensi yang dimiliki kedua belah pihak untuk dikerjasamakan; melakukan kajian, studi kelayakan dan pengembangan untuk pemenuhan kebutuhan energi di wilayah kerja IPC.

Selain itu, pemanfaatan dan pengembangan SDM antara lain penyediaan tenaga ahli Balitbang ESDM di bidang energi dan sumber daya mineral, pertukaran data dan informasi, serta kegiatan lain yang disepakati. MoU berlaku selama tiga tahun.

Saptono mengungkapkan IPC sedang mengkaji rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat.

Rencana ini muncul untuk menjawab meningkatnya kebutuhan pasokan listrik, sejalan dengan bertambahnya volume aktivitas di Pelabuhan Teluk Bayur.

"Bukan tidak mungkin pengembangan energi terbarukan ini akan direplikasi di seluruh pelabuhan yang dikelola IPC. Kita ingin IPC sebagai pelabuhan modern ikut ambil bagian dalam mengembangkan dan memanfaatkan energi terbarukan, yang relatif murah dan ramah lingkungan," ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar