Senin, 22 Oktober 2018 | 12:58 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Kamis, 02 Agustus 2018 11:38

IPCC Siap Diajak Kelola Terminal Kendaraan di Pelabuhan Patimban

Ire Djafar
Direktur Utama IPCC Chiefy Adi K.

JAKARTA -

Rencana pemerintah membangun terminal kendaraan di Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, disambut baik oleh PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT) atau IPC Car Terminal (IPCC).

Terminal kendaraan di Pelabuhan Patimban bisa menjadi pelengkap dari terminal kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, untuk mengimbangi pertumbuhan pesat ekspor kendaraan bermotor.

Menurut Direktur Utama IPCC Chiefy Adi K, pertumbuhan ekspor dalam 10 tahun terakhir rata-rata mencapai 15% per tahun, bahkan diprediksi tumbuh lebih dari 30% dalam beberapa tahun mendatang. 

Oleh karena itu, dia berharap pemerintah melibatkan IPCC dalam pengoperasian kendaraan terminal di Pelabuhan Patimban, mengingat IPCC memiliki kompetensi sebagai terminal kendaraan terbesar di Indonesia dan terbesar ketiga di ASEAN.

"Momentum ini juga bisa dijadikan tantangan bagi IPCC untuk menjadi terminal nomor satu di ASEAN. Terlebih IPCC sudah menjadi emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 9 Juli 2018 yang performa sahamnya sampai saat ini cukup baik," ujar Chiefy, Rabu (1/8/2018).

Mengacu hasil Focus Group Discussion (FGD) pada 2017, tutur Chiefy, beberapa premium customerIPCC menginformasikan bahwa ekspor pada 2018 hingga 2019 diprediksi tumbuh 35%-45% seiring dengan peningkatan produksi di pabrik mereka.

"Untuk itu IPCC harus mempersiapkan penambahan fasilitas, khususnya lapangan penumpukan atau parkir," ujarnya.

Chiefy mengatakan IPCC perlu menjadi operator di Pelabuhan Patimban dan diterminal kendaraan di seluruh Indonesia, baik kerja sama dengan Pelindo I, II, III dan IV maupun sektor swasta.

'Kami ingin tumbuh bersama stakeholders guna mewujudkan IPC Car Terminal Incorporated sebagai batu lompatan  ekspansi menjadi operator tingkat regional dan internasional," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis IPCC Arif Isnawan mengungkapkan, pemerintah perlu mendukung pembangunan pabrik mobil baru di wilayah Pelabuhan Patimban untuk mendongkrak ekspor mobil. 

Menurut dia, Pelabuhan Patimban bisa digunakan untuk mengekspor produk baru sehingga tidak mengganggu marketTanjung Priok yang berasal dari pabrik mobil di wilayah Jakarta dan Bekasi.

"Hadirnya pabrik mobil baru di sekitar Pelabuhan Patimban diharapkan menyerap banyak tenaga kerja di wilayah setempat," ungkap Arif.

Sementara itu, Direktur Operasional IPCC Indra Hidayat Sani menegaskan pihaknya siap mengoperasikan terminal kendaraan di Pelabuhan Patimban, baik sisi sumber daya manusia, suprastruktur, maupun Digital Car Terminal System.  (hlz/hlz)


Komentar