Senin, 22 Oktober 2018 | 12:09 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Sabtu, 04 Agustus 2018 13:21

IPCC Jajaki Lokasi Terminal Kendaraan di Kaltim

Ire Djafar

SAMARINDA - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPK)/IPCC mengunjungi PT Kaltim Kariangau Terminal dan Pelabuhan Samarinda sebagai tindak lanjut rencana kerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) untuk mengoperasikan terminal kendaraan di wilayah Makassar dan Samarinda.

Kunjungan pada Jumat (3/8/2018) itu langsung dipimpin oleh Direktur Utama IPCC Chiefy Adi K yang didampingi oleh Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis Arif Isnawan.

Mereka melihat langsung potensi bisnis di PT Kaltim Kariangau Terminal dan Pelindo IV Cabang Samarinda sebagai penjajakan lokasi terminal kendaraan di Kalimantan Timur.

IPCC membidik Kaltim yang memiliki potensi sebagai market leader penjualan kendaraan di wilayah Kalimantan, ditunjang dengan kebutuhan pengapalan alat berat untuk pertambangan dan perkebunan.

"IPCC melihat Kalimantan Timur menjadi salah satu prioritas dengan mengembangkan terminal kendaraan di luar wilayah Jakarta," kata Chiefy.

Menurut dia, pengoperasian terminal kendaraan di Kaltim oleh IPCC juga diharapkan oleh perusahaan pelayaran dan pemilik barang khususnya para main dealer.

"Mereka mengharapkan layanan dengan standar Internasional sehingga kualitas kargo meningkat dan jaminan kelancaran distribusi otomotif yang dapat menurunkan logistic cost para automaker dan pemilik barang," jelasnya.

Menurut Chiefy, Kaltim merupakan pasar otomotif terbesar di wilayah Kalimantan. Dengan populasi penduduk 3.6 juta jiwa dan tingginya kebutuhan pengapalan alat berat untuk pertambangan dan perkebunan, IPCC melihat Kaltim menjadi salah satu prioritas untuk mengembangkan bisnisnya.

Oleh karena itu, IPCC berencana mengoperasikan dedicated terminal kendaraan pertama di Kalimantan yang terintegerasi dengan layanan nilai tambah.

"Ini juga sesuai dengan misi perusahaan yaitu mewujudkan IPCC incorporated dengan mengoperasikan terminal kendaraan di berbagai wilayah Indonesia. Terminal kendaraan di Kaltim ini diproyeksikan sebagai hub untuk wilayah Kalimantan Utara, Timur dan Selatan, serta layanan ocean going," ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar