Rabu, 15 Agustus 2018 | 20:31 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Korporasi / CSR
Senin, 06 Agustus 2018 13:28

Menhub Kerahkan 6 Kapal Bantu Evakuasi Korban Gempa Lombok di Gili Trawangan

Translog Today
(Ditjen Hubla)

JAKARTA -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan pengimanan 6 unit kapal ke Gili Trawangan untuk membantu evakuasi penduduk dan wisatawan korban gempa 7.0 SR yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8/2018).

"Keenam kapal yang ditugaskan untuk menjemput para wisatawan dan penduduk di lokasi-lokasi yang membutuhkan bantuan, terutama di Gili Trawangan," katsa Direktur Jenderal Perhubungan Laut R.  Agus H. Purnomo di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Keenam kapal tersebut, yakni kapal patroli kelas III milik KSOP Lembar Mataram KNP 345 berkapasitas 20 orang, kapal kelas I Kenavigasian milik Distrik Navigasi Benoa KN Nusa Penida kapasitas 50 orang, dan kapal patroli kelas II Pangkalan PLP Surabaya KN Grantin posisi di Kalianget berkapasitas 30 orang.

Selain itu, dua unit fastboat wisata dari Benoa masing-masing berkapasitas 20 penumpang, dan kapal feri KM Dharma Kencana III kapasitas 300 orang diposisikan di dekat Pulau Gili sebagai transit evakuasi untuk selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Lembar.

"Kapal-kapal itu telah bergerak dari wilayah masing-masing menuju Gili Trawangan guna membantu evakuasi wisatawan dan penduduk yang membutuhkan pasca-gempa. Sebagian kapal seperti KN 345 juga sudah berada di lokasi,” ungkap Agus.

Menurut dia, kondisi pegawai dan infrastruktur transportasi laut di beberapa kantor pelabuhan di Lombok, terutama di UPP Pemenang Lombok Utara, UPP Benete, dan kantor UPT lain dalam kondisi sehat dan baik.

Adapun, infrastruktur transportasi laut di wilayah NTB dilaporkan sebagian mengalami rusak ringan, seperti plafon rusak, genteng jatuh, dinding rentak dan trestel turun sekitar 15 cm. Namun, secara umum pelayanan pelabuhan di NTB tetap normal.

"Angkutan dari Gili Meno ke Pelabuhan Bangsal Pemenang juga sudah beroperasi seperti biasa, sementara angkutan ke Gili Trawangan dan Gili Air pagi tadi belum terlihat ada pergerakan. Untuk itu, Kemenhub mengirimkan bantuan kapal patroli untuk mengevakuasi wisatawan dan penduduk dari kedua pulau itu," ujar Agus. (hlz/hlz)


Komentar