Sabtu, 20 Oktober 2018 | 12:04 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Kamis, 09 Agustus 2018 13:22

Pengoperasian Dermaga Airin di Kabil Dukung Efisiensi PLN Batam

Translog Today
Peresmian dermaga Airin di Kabil, Batam, Kamis (9/8/2018).

BATAM -

Operator pelabuhan dan dermaga diminta fokus menjaga faktor keselamatan dan efisiensi layanan logistik dalam kegiatan bongkar muat, seiring dengan meningkatnya aktivitas kepelabuhanan.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam Barlet Silalahi mengatakan, keselamatan dalam layanan di pelabuhan harus menjadi fokus dan perhatian utama setiap operator pelabuhan.

"Tolong dijaga keselamatan pelayarannya, dijaga fasilitas dermaganya. Saya ingatkan kepada semua operator pelabuhan soal ini," ujarnya saat meresmikan Dermaga PT Indonesian Ait & Marine Supply (Airin) dan Pelepasan Perdana Kapal Landing Craft Tank (LCT) Compressed Natural Gas (CNG) milik PT PLN Batam di kawasan Pelabuhan Kabil Batam, Kepulauan Riau, Kamis (9/8/2018).

Acara itu juga dihadiri Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya (Purn) Arie Sudewo, Dirut PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (DKB) Wahyu Suparyono, manajemen PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam, dan undangan terkait.

Barlet yang juga mantan Kepala Bidangan Lalu Lintas Angkutan Laut Kantor Ototitas Pelabuhan Tanjung Priok, berharap dermaga baru yang dioperasikan oleh Airin di Kabil itu bisa meningkatkan kegiatan bongkar muat kargo milik PLN untuk memastikan kebutuhan pasokan listrik di wilayah setempat.

Sementar itu, Arie Sudewo mengatakan faktor keamanan di laut yang dilakukan petugas keamanan laut sejatinya mengawasi aktivitas, bukan mencari-cari kesalahan.

"Apalagi di Kepulauan Riau ini banyak pelabuhan tikus, tapi jangan mencari-cari kesalahan tapi kedepankan pengawasan," ujarnya.

Airin, anak perusahaan DKB, mengoperasikan fasilitas dermaga di kawasan Kabil Batam untuk layanan bongkar muat compressed natural gas (CNG).

Pengoperasian fasilitas itu merupakan tindak lanjut dari perjanjian pengadaan jasa sewa pelabuhan di Kabil untuk angkutan CNG PLN Batam yang ditandatangani pihak Airin dan PLN Batam pada 8 Agustus 2018.

Perjanjian ditandatangani langsung oleh Dirut Airin Rudolf Valintino Bey dan Direktur Bisnis & Pengembangan Usaha PLN Batam Buyung Abdul Zalal, disaksikan Dirut DKB Wahyu Suparyono.

Rudolf mengatakan, perjanjian pengadaan jasa sewa pelabuhan lokasi Kabil Batam itu menindaklanjuti nota kesepahanan (MoU) antara PT Airin dan PLN Batam pada 28 Februari 2018.

Dia mengatakan kerja sama itu merupakan program sinergi antar BUMN untuk pemanfaatan lahan perseroan di Batam agar lebih produktif.

Dukung Efisiensi 

Sekretaris Perusahaan PLN Batam Syamsul Bahri mengapresiasi kerja sama tersebut karena fasilitas pelabuhan yang ada dan dipakai sekarang ini oleh PLN cukup jauh, yakni sekitar 60-70 kilometer dari lokasi pembangkit.

"Sekarang pembangkit dan tempat kompresi kita justru di dekat Kabil. Tentunya dengan adanya fasilitas dermaga Airin di kawasan ini diharapkan ada percepatan dan efisiensi,"ujarnya.

Dirut DKB menambahkan, semangat sinergi antara BUMN harus terus ditingkatkan sesuai dengan arahan Menteri BUMN.

"Lokasi yang sekarang jadi dermaga di Kabil ini dulunya sempat nganggur agak lama. Namun sekarang sudah bisa dimanfaatkan oleh Airin dan diharapkan bisa mempercepat kegiatan logistik pasokan listrik dan memperlancar arus bongkar muat CNG di wilayah itu dan sekitarnya," ujar Wahyu Suparyono. (hl)

  (hlz/hlz)


Komentar