Kamis, 22 November 2018 | 17:18 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Rabu, 15 Agustus 2018 12:26

Pelindo III Garap Bisnis Air Bersih di Kawasan Industri dan Terminal Pelabuhan

Ayu Puji
(Pelindo III)

JAKARTA -

PT Pelubuhan Indonesia III (Persero) terjun ke bisnis pemasok air bersih untuk kebutuhan kawasan industri dan terminal pelabuhan, sebagai bagian dari pengembangan usaha di luar operator pelabuhan dan properti.

Untuk menjajaki peluang bisnis tersebut Pelindo III melalui afiliasi bisnisnya, Pelindo Energi Logistik (PEL) menggandeng PT SIER Puspa Utama dan BUMN konsultan teknik PT Indra Karya. 

“Bahkan kami berencana membangun pabrik industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)," kata CEO Pelindo III Ari Askhara seusai kegiatan Bike To Work di Kantor Pusat Pelindo III Surabaya, Rabu (15/8/2018).

Menurut Ari, masing-masing pihak akan berkontribusi sesuai dengan spesialisasi bisnisnya. PEL di bawah manajemen Pelindo III siap berinvestasi untuk peralatan dan pabrik AMDK. 

Sementara itu, Indra Karya dipercaya sebagai operator pabrik dan mengurus perawatannya. Adapun SIER Puspa Utama berperan sebagai penyedia sumber air bersih.

Studi pasar rencana itu akan dimulai pada bulan ini, untuk mempertimbangkan apakah lebih efisien untuk menggunakan penyediaan sumber air bersih dengan SWRO (desalinasi air laut) atau BWRO (desalinasi air payau).

Ari Askhara mengungkapkan, penyediaan sumber air bersih dari air laut dan air payau dipilih karena ketersediaan air tanah dan air sungai semakin terbatas. Permintaan air bersih yang semakin tinggi akan mengancam kelestarian lingkungan jika sumber air menipis. 

Di sisi lain, lanjutnya, tantangan memilih air laut dan air payau ialah perlu melakukan proses desalinasi untuk menurunkan kadar garam pada air. 

Proses desalinasi yang akan dilakukan menggunakan teknik osmosis membran, sehingga lebih efisien secara operasional dan lebih hemat energi jika dibandingkan proses desalinasi menggunakan teknik thermal.

"Kerja sama di bidang jasa pemasok air bersih tersebut sangat strategis karena akan ada sharing marketyang sudah established, baik pasar kebutuhan pengguna jasa di terminal yang dioperatori Pelindo III maupun kebutuhan pada proyek-proyek di kawasan industri yang dikelola SIER Group," ungkapnya.

Asuransi Kapal

Selain bisnis air bersih, Pelindo III bekerja sama dengan Asuransi Askrindo untuk menyediakan layanan asuransi P&I (protection and indemnity) di wilayah pelabuhannya.

Perseroan sebelumnya telah menggandeng Asuransi Jasindo untuk menyediakan asuransi P&I, yang meliputi jaminan penyingkiran bangkai kapal (wreck removal) dan jaminan penanggulangan polusi minyak (oil pollution) dari kapal saat berada di pelabuhan yang dioperatori Pelindo III. 

“Risiko untuk asuransi WROP tidak sering terjadi, tetapi saat terjadi risiko kapal tenggelam atau pencemaran, dampaknya cukup besar dan akan mengganggu aktifitas pelabuhan. Asuransi akan menanggung pengangkatan kapal kandas, kapal tenggelam di alur pelayaran, dan pencemaran seperti polusi limbah oli kapal,” jelas Ari Askhara.

Biasanya, P&I jangka waktunya satu tahun, namun ini dapat berlaku hanya untuk 8 hari sesuai dengan kebutuhan operasional kapal selama berada di satu pelabuhan sehingga efisien dan lebih terjangkau. 

“Layanan asuransi itu diharapkan meningkatkan partisipasi pemilik kapal dan operator untuk comply (taat aturan), khususnya untuk kapal-kapal s.d 25.000 GT yang belum dicover asuransi. Sabab asuransi kapal merupakan amanat Undang-Undang Pelayaran,” kata Ari Askhara.

Pada kesempatan yang sama, 18 entitas usaha di bawah bendera Pelindo III juga menyepakati kerja sama PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS), anak usaha di bidang penyediaan dan pemberdayaan SDM, untuk kebutuhan tenaga kerja alih daya (outsourcing) dan calon pegawai bagi lima anak perusahaan.

Perusahaan itu yakni PT TPS, PT BJTI, PT PMS, PT PHC dan PT Terminal Teluk Lamong, beserta 12 cucu perusahaan meliputi PT APBS, PT BIMA, PT BMC, PT BMS, PT BMST, PT LEGI, PT PCN, PT PEL, PT PPI, PT TCS, PT TEDS dan Dana Pensiun Pelindo Purnakarya (DP3).

"Ini merupakan suatu bentuk sinergi antar entitas usaha Pelindo III Group, mulai dari anak dan cucu perusahaan. Kerja sama ini diharapkan memenuhi kebutuhan SDM yang profesional sehingga mampu mendorong produktivitas dan kualitas layanan kepada pengguna jasa," ungkap Ari Askhara. (hlz/hlz)


Komentar