Rabu, 14 November 2018 | 15:32 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Inovasi
Rabu, 29 Agustus 2018 15:26

Pelindo Marine Service Gandeng Silog Produksi Peti Kemas Mini

Ayu Puji
(Pelindo III)

SURABAYA -

PT Pelindo Marine Service (PMS), anak usaha Pelindo III, menggandeng Semen Indonesia Logistik (Silog) yang berpengalaman di bidang fabrikasi baja siap memproduksi MiniCon atau peti kemas mini. 

MiniCon merupakan inovasi PMS untuk memudahkan layanan logistik karena dapat dilipat dan berukuran sepertiga lebih kecil. Tiga MiniCon dapat dimuat sekaligus ke dalam satu peti kemas ukuran 20 TEUs.

"MiniCon merupakan inovasi Pelindo III sebagai solusi atas permasalahan riil di lapangan dalam industri layanan logistik di Tanah Air. Inovasi ini harus kita dorong. Kapan lagi ada peti kemas Merah Putih," kata Engineering and ICT Director Pelindo III Husein Latief di RS PHC Surabaya, Rabu (29/8/2018).

Dia menjelaskan, MiniCon dalam peti kemas dapat dibongkar langsung saat mencapai distribution centersehingga bisa langsung diangkut ke truk. Kemudahan tersebut mampu menghapus biaya pekerja dan handlingdi gudang lokal. 

Pada skenario terbaik, proses distribusi bisa lebih cepat 2 sampai 3 hari, sehingga pengiriman door to doorjuga lebih cepat. “Biaya logistik pun lebih efisien di daerah-daerah yang cocok mengimplementasikan MiniCon,” ujarnya.

Direktur Keuangan Silog Retno Sulistyowati mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Silog untuk produksi inovasi Pelindo III tersebut. 

Dia mengungkapkan, produksi MiniCon merupakan kerja sama kedua antara Pelindo III dan Silog. Sebelumnya, kedua BUMN sudah terjalin kerja sama di bidang angkutan. 

"Kami beharap ada kerja sama selanjutnya, Silog siap di bidang forwarding, pelayaran, dan distribusi semen. Semoga sinergi BUMN ini bermanfaat bagi bangsa," ujarnya.

Kerja Sama RS PHC-Pertamina

Pada acara tersebut, unit usaha Pelindo III Group lainnya, yakni RS PHC Surabaya, juga menyepakati kerja sama dengan PT Pertamina terkait dengan pembangunan First Aid Clinic di wilayah operasi Region V BUMN migas itu. 

Pelindo III sebagai operator terminal dan operasional bongkar muat mengelola First Aid Clinic di sejumlah pelabuhan di Indonesia.

Dirut PT PHC dr. Agus Akhmadi menjelaskan, PHC telah ditunjuk oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebagai Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3). 

Sesuai dengan UU Ketenagakerjaan No. 1 Tahun 1970, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) karyawan suatu perusahaan menjadi tanggung jawab perusahaan pemberi kerja.

"Penunjukan tersebut sesuai dengan syarat yang ditentukan yaitu memiliki dokter yang bersertifikat Hiperkes dan Dokter Pemeriksa Tenaga Kerja yang ditunjuk oleh Kemenakertrans,” kata dr. Agus.

Menurut dia, First Aid Clinic yang dikelola PHC di wilayah operasional Pelindo III dilayani dengan perawat yang kompeten, bersertifikat Hiperkes, PPGD, ATLS dan ACLS. 

“Mereka mampu memberikan pertolongan tingkat pertama (penyelamatan) sebelum pekerja yang kecelakaan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi," jelas dr. Agus. (hlz/hlz)


Komentar