Selasa, 25 September 2018 | 10:24 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Industri
Kamis, 06 September 2018 13:13

Kadin Indonesia Kembali Gelar ITSCL 2018, Usung Tema Revolusi Industri 4.0

Translog Today

JAKARTA -

Kamar Dagang & Industri Indonesia bekerja sama dengan Reed Panorama Exhibitions dan asosiasi terkait kembali menggelar pameran tahunan industri transportasi dan logistik Indonesia Transport, Supply Chain & Logistics (ITSCL) 2018.

ITSCL ke–5 ini diselenggarakan di Hall A, JIEXPO Kemayoran Jakarta pada 12–14 September 2018 mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB dan terbuka untuk umum. Acara mengusung tema “Innovation Towards Industrial Revolution 4.0, Are We Ready?” diikuti ratusan pelaku usaha transportasi, supply chain, dan logistik dari dalam dan luar negeri. 

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan ITSCL 2018 bisa menjadi tempat bagi pelaku industri lokal dan internasional untuk berkumpul dan membahas berbagai isu, jaringan, strategi serta menciptakan peluang bisnis baru.

“Kami optimistis forum ini dapat menjadi salah satu ajang untuk melakukan kampanye pemasaran yang efektif. Melalui acara ini, semua pemangku kepentingan terkait dapat membantu pemerintah menurunkan biaya logistik dan mempercepat pemerataan ekonomi,” ujarnya dalam kata sambutan jumpa pers ITSCL 2018 di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perhubungan Carmelita Hartoto. Dia menilai ITSCL 2018 sebuah momentum yang tepat untuk menampilkan kemajuan sektor transportasi dan logistik di Tanah Air, baik transportasi udara, darat, dan laut, serta peran kemajuan teknologi dalam menciptakan integrasi dengan pelaku bisnis e-commerce dan bisnis logistik lainnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Komite Tetap Kadin Bidang Logistik, Supply Chain dan SDM Nofrisel, menjelaskan perkembangan industri yang semakin terintegrasi ditunjang oleh pemanfaatan teknologi, seperti IOT (internet of things), Arificial Intelligence, Otomasi dan sebagainya, telah mendorong industri transportasi, logistik dan supply chain Indonesia untuk saling berkolaborasi secara intensif. 

Di samping itu, bisnis model korporasi di sektor transportasi, logistik dan supply chain juga dituntut untuk terus disesuaikan mengingat sektor ini adalah salah satu industri yang terkena disrupsi, terutama karena kemajuan teknologi dan perubahan selera para pelanggannya. 

“Dalam penyelenggaraan ITSCL 2018, para pemerhati dan pelaku sektor transportasi, logistik dan supply chain dapat mengetahui lebih banyak informasi tentang penerapan teknologi terkini serta arah kebijakan nasional bidang transportasi, logistik dan supply chain,” kata Nifrisel yang mewakili Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Logistik dan Supply Chain.

Sementara itu, General Manager Reed Panorama Exhibitions Steven Chwee mengatakan pihaknya sebagai penyelenggara sangat bangga menjadi bagian dari perkembangan industri transportasi dan logistik di Indonesia.

“Penyelenggaraan ITSCL 2018 mampu menjadi platform peluang bisnis di sektor transportasi dan logistik, dengan berbagai program edukasi dan acara penting lainnya. Kami juga berharap dapat berkontribusi bagi perkembangan industri di Indonesia,” ujarnya.

Forum Diskusi

Untuk berbagi pengetahuan dan informasi mengenai perkembangan industri transportasi dan logistik saat ini, penyelenggara bekerja sama dengan berbagai pihak terkait juga menggelar beragam forum diskusi yang terbagi menjadi 10 sesi dan International Summit dengan tema besar “The Changing Paradigm of Transport & Logistics - How to Win Global Trade With Digitized Supply Chain.”

Forum tersebut menghadirkan empat pembicara International dan puluhan pembicara dalam negeri serta pelaku usaha dari industri transportasi, supply chain dan logistil. Acara akan membahas beragam peluang, tantangan dan harapan industri saat ini dan masa depan, sehingga diyakini menarik bagi pelaku usaha di industri terkait, manufaktur dan ekspor-impor. 

Di sisi lain, guna mengetahui perkembangan peluang kerja sama bisnis dan investasi pelabuhan di Indonesia yang semakin menjanjikan, ITSCL menghadirkan segmen baru yakni Indonesia International Seaport Services yang diprakarsai oleh Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI). Pameran ini juga disertai dengan seminar 2 hari yang berhubungan dengan Indonesia International Seaport Services. 

Sebagai upaya untuk mengajak partisipasi para pelaku industri transportasi, logistik, manufaktur dan ekspor-impor secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, Indonesia Trucks & Commercial Vehicles (ITCV) yang merupakan bagian dari ITSCL kali ini menggelar kompetisi modifikasi truk.

Kompetisi ini mengundang 25 pemilik truk untuk menunjukkan hasil modifikasi inovatif untuk menunjang efisiensi dalam bisnis trucking. Seluruh peserta dalam kegiatan ini akan memperebutkan beragam hadiah menarik dan uang tunai jutaan rupiah.  (hlz/hlz)


Komentar