Selasa, 25 September 2018 | 10:15 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Bandara
Jumat, 07 September 2018 17:25

AP I Siap Kelola Bandara Sentani Jayapura dan Bandara Sis Al-Jufrie Palu

Translog Today
(Angkasa Pura Airports)

JAKARTA -

PT Angkasa Pura I (Persero) atau Angkasa Pura Airports siap mengambilalih pengelolaan Bandara Sentani Jayapura dan Bandara Sis Al-Jufrie Palu dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Kesiapan itu disampaikan oleh Direktur Utama AP I Faik Fahmi saat penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Ditjen Perhubungan Udara terkait rencana kerja sama dan penyusunan kajian pengalihan pengelolaan Bandara Sentani dan Bandara Sis Al-Jufrie, di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Nota kesepahaman (Mou) itu merupakan landasan awal rencana kerja sama dan untuk mengkaji pengalihan pengelolaan Bandara Sentani dan Bandara Sis Al-Jufrie yang saling menguntungkan, efisien, berkelanjutan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Angkasa Pura Airports siap menerima penugasan untuk mengelola Bandara Sentani dan Bandara Sis Al-Jufri serta mengembangkannya secara komersial bersamaan dengan peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa bandara. Penugasan ini juga diharapkan menstimulasi pengembangan daerah yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian daerah," kata Faik Fahmi.

Ruang lingkup MoU meliputi rencana kerja sama pengalihan pengelolaan Bandara Sentani dan Bandara Sis Al-Jufrie yang meliputi pemanfaatan barang milik negara dengan pola Kerja Sama Pemanfaatan (KSP).

AP I akan mengeksplorasi peluang kerja sama Bandara Sentani dan Bandara Sis Al-Jufrie yang berkelanjutan dengan menyusun proposal kerja sama pemanfaatan barang milik negara pada Bandara Sentani, termasuk rencana investasinya.

"Hasil kajian ini akan dievaluasi oleh Dirjen Perhubungan Udara dan dijadikan dasar pertimbangan untuk pembuatan perjanjian kerja sama. Kami harap rencana pengalihan pengelolaan secara komersial kedua bandara di timur Indonesia ini akan membawa kontribusi positif bagi perekonomian daerah,” ujar Faik Fahmi.

Dalam kesempatan itu, Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Udara Praminto Hadi mengatakan MOU tersebut merupakan langkah awal bagi pihak yang terlibat untuk ikut mengembangkan potensi ekonomi di Papua dan Sulawesi Tengah, khususnya Bandara Sentani dan Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie. (hlz/hlz)


Komentar