Senin, 22 Oktober 2018 | 17:46 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Senin, 17 September 2018 17:33

Tidak Semua Dermaga Merak-Bakauheni Siap Terima Kapal 5.000 GT

Translog Today
Ketua Umum Gapasdap Khoiri Sutomo (tularji adji)

JAKARTA - Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) menilai tidak semua dermaga di lintas Merak - Bakauheuni memiliki kemampuan beban atas kapak di atas 5.000 gross tonnage (GT).

Dari enam dermaga yang beroperasi saat ini, tiga diantaranya hanya mampu disandari kapal maksimum 3.500 GT. "Dermaga I, II dan IV hanya mampu disandari kapal jauh dibawah 5.000 GT," kata Ketua Umum Gapasdap Khoiri Sutomo.

Berdasarkan catatan Gapasdap, dergama I dibangun pada tahun 1981 dengan kemampuan disandari kapal 3.000 GT. Sedangkan dermaga II dibangun pada tahun 1985 dan mampu disandari kapal 2.500 GT dan dermaga IV dibangun tahun 1996 dengan kemampuan 3.500 GT.

Tiga dermaga yang mampu menerima kapal 5.000 GT ke atas adalah dermaga III (5.000 GT), dermaga V (6000 GT) dan dermaga VI (10.000 GT). "Jangan dipaksa menerima kapal 5.000 GT semua," katanya.

Dia mengingatkan dermaga memiliki peran dan fungsi ganda, yakni sebagai keselamatan terhadap kapal dan keselamatan terhadap muatan yang diangkut kapal.

Jika terjadi kerusakan dermaga akibat ketidakmampuan tersebut, maka yang menjadi korban adalah seluruh kapal yang beroperasi di dermaga tersebut, dengan kondisi tersebut/seperti itu akan dapat menimbulkan kemacetan yang akan merugikan masyarakat.

Menurut Gapasdap, penambahan kapasitas angkut dengan menambah satu pasang dermaga akan jauh lebih efektif dibandingkan dengan mengganti armada kecil dibawah 5000 GT dengan armada dengan ukuran minimal 5000 GT. (aji/hlz)


Komentar