Senin, 10 Desember 2018 | 16:35 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Bandara
Sabtu, 22 September 2018 21:24

Bandara Soekarno-Hatta Jadi Megahubs Terbesar ke-2 di Asia Pasifik

Translog Today

JAKARTA -

Bandara Internasional Soekarno-Hatta dinobatkan sebagai bandara paling terkoneksi ke-2 di Asia Pasifik dan terkoneksi ke-10 dunia, mengalahkan bandara besar seperti Incheon Korea, KLIA Malaysia, dan Bandara Hongkong.

Pengakuan itu berdasarkan laporan Megahubs International Index 2018: The World’s Most Internationally Connected Airports yang dirilis oleh OAG, lembaga air travel intelligence asal Inggris.

Dalam laporan tersebut, indeks konektivitas Bandara Soekarno-Hatta mencapai 249 atau hanya terpaut 4 poin dari Bandara Changi Singapura yang meraih indeks 253.

Dalam proses penentuan nilai indeks tersebut, OAG menghitung total kemungkinan konektivitas bandara untuk penerbangan datang dan keluar dalam waktu 6 jam. 

Adapun kriteria penentuan konektivitas, di antaranya penerbangan internasional menuju maupun dari bandara (single international connections) dan penerbangan internasional yang termasuk domestik ke internasional, internasional ke domestik, maupun international ke internasional.

Bandara Soekarno-Hatta merupakan bandara tersibuk di Indonesia dengan jumlah pergerakan penumpang pada 2017 lebih dari 63 juta. Bandara ini paling sibuk di Asia Tenggara, bahkan menempati urutan ke-17 tersibuk di dunia.

“Untuk mengakomodasi pertumbuhan jumlah penumpang yang terus naik, Bandara Soekarno-Hatta terus bersolek baik di sisi darat maupun sisi udara, untuk memaksimalkan potensinya,” kata President Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Jumat (21/9/2018).

Dia memperkirakan jumlah penumpang Bandara Soekarno-Hatta pada 2018 mencapai 68 juta, sehingga pihaknya terus mengembangkan infrastruktur guna meningkatkan kapasitas.

Beberapa fasilitas yang dibangun, antara lain east cross taxiway, runway 3, revitalisasi Terminal 1 dan Terminal 2, serta pembangunan Terminal 4.

“Melalui pengembangan infrastruktur, Bandara Soekarno-Hatta diharapkan semakin bersaing menjadi bandara kebanggaan bangsa dan ikut menopang pertumbuhan pariwisata dan perekonomian Indonesia,” kata Awaluddin. (hlz/hlz)


Komentar