Kamis, 13 Desember 2018 | 16:48 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Selasa, 25 September 2018 10:31

Pelindo IV dan Pelindo III Bersinergi Perkuat Konektivitas di KTI

Translog Today
Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang

MAKASSAR -

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menggelar Rapat Kerja II Tahun 2018 dengan mengusung tema “Sinkronisasi dan Sinergi Program Pemerintah Daerah dengan Pelindo IV untuk Meningkatkan Konektivitas dan Logistik Perdagangan di Kawasan Timur Indonesia”.

Raker dibuka oleh Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang, dihadiri oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Umar Septono dan lima gubernur di KTI, yaitu Gubernur Sulsel, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, Maluku, dan Papua, Senin (24/9/2018).

Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pelindo III dan Pelindo IV tentang Kerja Sama Sinergi Membangun Indonesia Timur. MoU ditandatangani langsung oleh Farid Padang dan Dirut Pelindo III Doso Agung.

Dalam sambutannya, Farid yang baru beberapa hari dilantik menjadi orang nomor satu di Pelindo IV mengatakan, pihaknya memiliki semangat yang kuat untuk bisa sejajar dengan Pelindo III.

“Saat baru dilantik menjadi Dirut Pelindo IV, Menteri BUMN Rini M. Soemarno berpesan agar selalu bersinergi dengan BUMN lainnya. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan Pelindo III,” tutur Farid.

Dia menargetkan Pelindo III meraih laba Rp1 triliun pada tahun ini. Salah satu upaya agar target itu tercapai adalah dengan berbagai program kerja sama tambahan dan mengelola beberapa bisnis baru.

“Bisnis baru kami banyak, di antaranya pengelolaan pelabuhan-pelabuhan di bawah Perhubungan Laut, akan diserahkan ke Pelindo IV. Juga pelabuhan-pelabuhan terminal khusus (tersus), misalnya tersus nikel di Morowali, Weda Bay di Halmahera untuk dikelola oleh Pelindo IV,” kata Farid. 

Untuk tersus, dia menyebutkan ada empat yang akan dikerjasamakan, yaitu tersus gas Bintuni di Papua Barat, kemudian di Morowali, lalu Weda Bay di Halmahera dan tersus di Luwu Timur.

Terkait dengan konektivitas Tol Laut di KTI, Farid mengatakan pihaknya akan memperbanyak kapal feeder untuk mendukung pelabuhan-pelabuhan yang ada menjadi hub, sehingga program konektivitas menjadi lebih lancar.

Insya Allah tahun ini juga ada tujuh pelabuhan yang akan kami selesaikan dan tingkatkan statusnya. Sekarang sudah empat pelabuhan yang sementara jalan dan tiga pelabuhan lagi dalam proses,” ungkapnya. 

Tujuh pelabuhan tersebut yaitu, di Ambon yang sudah ditingkatkan statusnya. Kemudian, akan disusul Pelabuhan Sorong, Manokwari, Merauke, Gorontalo, Ternate, dan Kendari. (hlz/hlz)


Komentar