Kamis, 13 Desember 2018 | 15:05 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Selasa, 02 Oktober 2018 19:48

IPC Mulai Uji Coba Kantong Parkir Truk Kontainer di Tanjung Priok

Translog Today
(IPC)

JAKARTA -

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC mulai pukul 00:00 WIB hari ini, Selasa (2/10/2018) melakukan uji coba penggunaan buffer area atau kantong parkir truk kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. 

Penggunaan buffer area ini bertujuan membantu kelancaran arus barang dan kendaraan di dalam area pelabuhan tersibuk di Indonesia itu. 

“IPC terus berbenah untuk memperlancar kegiatan bongkar muat di pelabuhan, salah satunya menata lahan parkir, termasuk memanfaatkan kantong parkir kendaraan kontainer di bekas lahan pabrik Pacific Paint, Jalan R.E. Martadinata, Jakarta Utara,” kata Direktur Operasional dan Sistem Informasi IPC Prasetyadi.

Prasetyadi menjelaskan, luas buffer area yang disiapkan sekitar 2 hektare dan akan mampu menampung sekitar 1.100 truk kontainer setiap hari.

“Kami terus menata penggunaan buffer area ini. Setiap truk bisa parkir maksimal 2 jam untuk menunggu antrean pelayanan di dalam terminal bongkar muat barang,” ujar General Manager IPC Cabang Tanjung Priok Mulyadi.

Lahan buffer area dilengkapi dengan fasilitas informasi, dimana para pengemudi truk bisa memonitor antrean bongkar muat barang di terminal yang dituju.

“Kita sedang memasuki era baru pelabuhan, semuanya serba digital dan realtime. Pihak-pihak yang berkepentingan, termasuk pengemudi truk bisa memantau aktivitas bongkar muat melalui layar monitor yang tersedia, sehingga operasional di Tanjung Priok lebih tertata, lebih cepat dan lebih mudah,” jelas Prasetyadi.

Gate Pass System

Berkaitan dengan penggunaan buffer area, IPC telah menerapkan Gate Pass System (akses masuk otomatis area pelabuhan) di seluruh pos pintu masuk pelabuhan. Sistem ini merupakan bagian dari digitalisasi layanan di Tanjung Priok. 

Kartu akses masuk yang digunakan di gate dan buffer area berupa kartu uang elektronik TapCash (BNI), E-Money (Mandiri) atau Brizzi (BRI). Kartu ini juga dapat dipakai untuk transaksi di pintu tol ataupun pembayaran lainnya.

Implementasi Gate Pass System tiga bulan terakhir telahmembawa banyak perubahan, terutama peningkatan kenyamanan dan keteraturan pengguna jasa di dalam pelabuhan.

Guna mengoptimalkan penerapan Gate Pass System, IPC melalui Cabang Pelabuhan Tanjung Priok memasang Sistem Informasi Kendaraan atau Vehicle Information System (VIS) di setiap gate yang dapat digunakan untuk membaca kendaraan yang masuk. 

Selain itu, memasang alat Sensor Sinar Optik atau Optical Beam Sensor (OBS) yang berfungsi membaca jenis kendaraan dengan akurasi mencapai 99,99%. Hal ini guna meningkatkan pelayanan mesin reader dalam menghindari tertabraknya palang pintu. 

“Untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan di pintu gate, disiapkan juga Mobile Reader di setiap line,” kata Mulyadi.

Dia optimistis penerapan Gate Pass System berjalan lancar dan akan terintegrasi dengan sistem pelayanan lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok. “Dengan demikian diharapkan kepuasaan pelanggan dapat terpenuhi,” ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar