Senin, 10 Desember 2018 | 15:54 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Kamis, 04 Oktober 2018 18:22

Pelabuhan Teluk Bayur Dipercaya Tangani Bongkar Muat 4 Komoditas

Aidikar M. Saidi
Armen Amir, GM Pelindo II Cabang Teluk Bayur (Translogtoday/ams)

PADANG -

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Teluk Bayur mendapatkan kepercayaan dari pemilik barang untuk menangani bongkar muat komoditas curah empat komoditas di Sumatera Barat.

Sejumlah pemilik barang atau cargo owner dari empat komoditas curah itu sudah menunjuk Pelindo II Teluk Bayur untuk melayani bongkar muat barangnya melalui pelabuhan tersebut.

Perusahaan pemilik barang itu, antara lain PT Semen Padang (semen), Bulog Divisi Regional Sumbar (beras), PT Petrokopinda Cipta Selaras (importir curah), PT Biomass Fuel Energy (eksportir cangkang sawit), PT Tri Daya Energi (pemasok batubaru PLTU Teluk Sirih), dan PT Multi Trading Pratama (importir aspal).

Sebelumnya, sebagian pekerjaan bongkar muat komoditas tersebut dilakukan oleh perusahaan bongkar muat (PBM) mitra di Pelabuhan Teluk Bayur.

"Untuk handling barang curah ini kami tidak menaikkan tarif, sebab Pelindo II sangat memahami kondisi perekonomian nasional saat ini yang sedang sulit," kata Armen Amir, General Manager Pelindo II Cabang Teluk Bayur kepada Translogtoday, Kamis (4/10/2018).

Dia mengatakan potensi muatan curah kering dan cair di Pelabuhan Teluk Bayur sangat besar. Pihaknya juga sedang menjajaki handling ekspor batubara ke India sebanyak 2,5 juta ton bekerja sama dengan anak perusahaan Sinar Mas Group.

Saat ini kebutuhan batubara di dalam negeri, terutama untuk kebutuhan PLTU Teluk Sirih, sudah ditangani oleh Pelindo II Teluk Bayur.

Armen mengungkapkan, pengapalan minyak sawit mentah (CPO) kini sudah hampir mencapai 3 juta ton. Artinya, Teluk Bayur termasuk tiga pelabuhan terbesar dalam pengapalan CPO di Indonesia, setelah Dumai dan Belawan. 

“Kepercayaan yang diberikan oleh cargo owner itu merupakan bukti bahwa pelayanan bongkar muat curah sesuai dengan kebutuhan dan yang dikehendaki oleh pemilik barang,” ujarnya.

Kepercayaan tersebut, tutur Armen, tidak terlepas dari kinerja dan produktivitas bongkar muat di Teluk bayur yang tinggi karena didukung peralatan modern, seperti Gantry JIB Crane.

“Bongkar muat juga efisien karena adanya kepastian dalam pelayanan, baik kepastian untuk mendapatkan tempat sandar maupun kepastian waktu penyelesaian bongkar muat. Ini terjadi karena dilakukan dengan produktivitas yang tinggi,” jelasnya. (hlz/hlz)


Komentar