Minggu, 18 November 2018 | 00:50 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Maritim
Selasa, 23 Oktober 2018 12:03

Indonesia Berpeluang Besar Pasok SDM Pelaut untuk Pelayaran Dunia

Translog Today
Wisuda Diklat Pelaut STIP Jakarta, Selasa (23/10).

JAKARTA -

Sebagai salah satu negara maritim terbesar di dunia, Indonesia dinilai berpeluang besar mengisi kebutuhan sumber daya manusia di bidang kepelautan.

Menurut Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta Mariot, jumlah pelaut di seluruh dunia saat ini mencapai 1,6 juta orang, sementara industri angkutan laut dunia masih membutuhkan sedikitnya 83.000 SDM pelaut.

“Dari data tersebut peluang pelaut RI masih sangat besar mengisi pasar dunia. Untuk itu, perlu SDM pelaut berkualitas dan profesional, bukan hanya menyangkut kuantitas,” ujarnya saat Wisuda dan Penutupan Program Diklat Pelaut STIP Tahun 2018 di Jakarta, Selasa (23/10).

Dalam acara tersebut, STIP Jakarta—yang merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Perhubungan, mewisuda 160 SDM Perwira Program Diklat Pelaut Ahli Nautika (ANT) dan Ahli Tehnika (ATT) Tingkat I, II, dan III.

Mariot mengatakan, Program Diklat tersebut bertujuan mendidik dan melatih perwira pelayaran niaga pada jenjang sertifikasi yang lebih tinggi agar dapat mengimplementasikan tata cara melakukan tugas tanggung jawabnya, termasuk memimpin dalam bernavigasi dan pengoperasian kapal pada tingkat manajemen.

Kasubdiv Pengembangan dan Kerjasama STIP Capt. Bimo Siswo Putro menambahkan, pelaksanaan Program Diklat Pelaut STIP antara lain didasari konvensi international Standard of Training, Certification and Watchkeeping for Seaferers (STCW) 1978.

Selain itu, Keputusan Presiden No. 42 Tahun 2000 tentang Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, dan Permenhub No. 140 Tahun 2016 tentang Pendidikan dan Pelatihan, Serifikat serta Dinas Jaga Pelaut.

Tingkatkan Kompetensi SDM

Achmad Ridwan Tento, salah satu peserta didik yang turut diwisuda pada program Diklat Pelaut ANT dan ATT STIP itu, mengapresiasi program tersebut karena meningkatkan kompetensi SDM di bidang kemaritiman dan transportasi laut nasional.

"Program ini sangat membantu dalam meng-upgrade kompetensi SDM sehingga RI akan memiliki SDM andal di bidang maritim," ujar Ridwan yang juga menjabat Sekjen Indonesia Maritime Ligistic and Transportation Watch (IMLOW). (hlz/hlz)


Komentar