Sabtu, 17 November 2018 | 23:50 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Korporasi / CSR
Jumat, 09 November 2018 06:36

IPC Mengajar Motivasi dan Bantu Mahasiswa Belitung

Translog Today
Direktur Operasi dan Sistem Informasi IPC Prasetyadi (IPC)

BELITUNG -

Menyambut HUT PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC ke-26 pada Desember 2018, perseroan penyelenggaraan serangkaian kegiatan, salah satunya Program IPC Mengajar.

IPC Mengajar adalah program yang dilakukan oleh Jajaran Direksi IPC ke universitas-universitas untuk menyampaikan updated informasi tentang perkembangan maritim Indonesia, khususnya di sektor kepelabuhanan.

“Harapannya generasi milenial dapat mengetahui fungsi strategis pelabuhan khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian nasional guna menurunkan disparitas harga yang diterjemahkan dengan perkuatan jalur logistik laut dan infrastruktur pelabuhan,” kata Shanti Puruhita, EVP Sekretaris Perusahaan IPC, dalam siaran pers, Kamis (8/11).

IPC Mengajar antara lain digelar di Akademi Manajemen Belitung, Tanjung Pandan. Kegiatan ini diisi oleh Direktur Operasi dan Sistem Informasi IPC Prasetyadi, yang didampingi oleh General Manager IPC Cabang Tanjung Pandan Nurkholis Lukman.

“Direksi Mengajar merupakan keterlibatan IPC secara nyata dalam memajukan pendidikan di negeri ini dan mempersiapkan pemimpin masa depan. Kegiatan ini telah kami lakukan secara berkelanjutan sejak 5 tahun lalu, baik melalui sesi Direksi Mengajar, bantuan pembangunan sarana pendidikan dan bantuan pendidikan yang kami distribusikan ke berbagai daerah di seluruh Indonesia” ujar Prasetyadi.

Selama 60 menit, dia bercerita mengenai pelabuhan dengan sudut pandang berbeda, sehingga memberikan gambaran kepada mahasiswa dan dosen mengenai peran penting pelabuhan dalam meningkatkan perekonomian Indonesia.

Kedatangan direksi IPC kali ini tidak hanya untuk menyebarkan optimisme kepada mahasiswa tetapi juga menyampaikan kepedulian melalui pemberian bantuan pendidikan. 

Dalam kesempatan itu, IPC memberikan bantuan tanda CINTA biaya pendidikan kepada 10 orang mahasiswa/i senilai Rp50 juta. (hlz/hlz)


Komentar