Minggu, 18 November 2018 | 01:01 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Depo & Gudang
Jumat, 09 November 2018 13:16

Rakernas Aptesindo Usung 4 Program Kerja Prioritas

Translog Today

BUKIT TINGGI -

Rapat kerja nasional pengelola depo peti kemas wilayah kepabeanan dan cukai di pelabuhan yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Sementara Indonesia (Aptesindo) mengusung empat program kerja prioritas. 

Ketua Umum Aptesindo M. Roy Rayadi mengatakan empat program kerja prioritas itu yaknipertama, memperkuat sinergitas dengan Kadin Indonesia, Ditjen Bea dan Cukai dan pengelola terminal peti kemas di pelabuhan-pelabuhan Indonesia. 

"Untuk itu kita akan melakukan rapat kerja dalam waktu dekat ini dengan Bea dan Cukai serta pengelola terminal di pelabuhan," ujarnya dalam Rakernas yang digelar di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Jumat (9/11). 

Kedua, mengevaluasi tarif pergudangan container freight station (CFS) yang dikelola anggota Aptesindo.


 

Ketiga, implementasi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No: 25/2017 tentang batas waktu penumpukan peti kemas di empat pelabuhan utama untuk menekan masa inap barang atau dwelling time

Keempat, merealisasikan pembentukan dewan pimpinan wilayah (DPW) Aptesindo di Surabaya, Medan dan Semarang, serta menyiapkan websiteorganisasi sebagai sarana komunikasi berbasis informasi dan tehnologi. 

"Dalam Rakernas kali ini, kami juga mempersiapan agenda Munas Aptesindo yang akan dilaksanakan pada tahun depan," katanya.

Roy menegaskan Aptesindo berkomitmen menjadi mitra strategis Bea dan Cukai serta instansi terkait di pelabuhan guna mendukung program pemerintah terkait kelancaran arus barang dan efisiensi biaya logistik. 

Rakernas yang berlangsung pada 8-10 November 2018 itu diikuti pengusaha tempat penimbunan sementara (TPS) dari PT Graha Segara, PT Indonesia Air & Marine Supply (Airin), PT Transporindo Lima Perkasa (TLP), PT Wira Mitra Prima, dan PT Agung Raya Warehouse. 

Selain itu, PT Primanata Jasa Perkasa, PT Buana Amanah Karya, PT Kodja Terramarin, PT Berdikari Logistic Indonesia, PT Dharma Kartika Bakti, PT Pesaka Loka Kirana, PT Lautan Tirta Transportama, PT Multi Terminal Indonesia. (hlz/hlz)


Komentar