Minggu, 16 Desember 2018 | 04:27 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Galangan Kapal
Sabtu, 10 November 2018 10:42

Pengembangan Industri Galangan Harus Dengan Komitmen

Translog Today
Budhiarto Sulaiman (Tularji Adji)

JAKARTA - Pengembangan industri kapal di Indonesia membutuhkan komitmen besar dari pelaku usaha galangan kapal itu sendiri untuk memastikan produk yang dibangun selalu berkualitas, tepat waktu dan tepat mutu.

Demikian dikatakan Budhiarto Sulaiman, Direktur Utama PT Inti Lintas Samudera kepada www.translogtoday.com menanggapi perkembangan industri galangan yang selama dua tahun terakhir (2017-2018) mengalami penurunan order secara signifikan.

Menurut dia, komitmen itu dibutuhkan agar Pemerintah maupun pemilik order dari BUMN dan swasta tidak meragukan kemampuan industri galangan dalam negeri untuk memberikan order pambangunan kapal baru.

Menanggapi pernyataan bahwa galangan kapal nasional mampu membangun kapal dengan berbagai tipe dan ukuran sehiingga meminta agar Pemerintah memperketat impor kapal, Budhiarto menilai harus dibuktikan dengan komitmen.

Caranya, katanya, tunjukkan kemampuan galangan nasional tersebut dalam menyelesaikan pembangunan seluruh kapal-kapal yang diorder pemesan maupun pemerintah. "Komitmen ini yang penting untuk dibuktikan," katanya.

Dia menjelaskan selama 2015-2016, Pemerintah telah menganggarkan triliun rupiah untuk membangun berbagai jenis kapal, baik kapal penunjang transportasi laut, kapal penunjang alutsista maupun kapal-kapal untuk nelayan.

Sebagai contoh, tidak kurang dari 100 unit kapal baru dibangun Pemerintah c.q Kementerian Pehubungan di galangan kapal nasional antara lain 25 unit kapal coaster 2000 gross tonnage, 20 unit kapal coaster 1.200 gross tonnage, lima unit kapal coaster 750 dead weight tonnage, 15 unit kapal kontainer 100 TEUs, 20 unit kapal Rede, dan enam unit kapal ternak.

Order pembangunan kapal untuk penunjang alat utama sistem pertahanan (Alutsista) di galangan dalam negeri juga tidak sedikit, dan yang paling fenomenal adalah pembangunan kapal selam.

Bisa dikatakan, industri galangan kebanjian order pembangunan kapal baru dari Pemerintah maupun lainnya sehingga saat ini dapat dicatat sebagai periode di mana Indonesia memperoleh order terbesar dalam sejarah.

Dengan order yang melimpah tersebut, industri galangan dapat bergerak untuk berinvestasi segala fasilitas utama galangan dan peralatan penunjangnya guna mengantisipasi pertumbuhan di masa yang akan datang.

  (aji/hlz)


Komentar