Jumat, 24 Mei 2019 | 22:06 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Senin, 12 November 2018 10:28

Pelindo I Tambah 4 RTG Perkuat Layanan TPK Domestik Belawan

Aidikar M. Saidi

JAKARTA -

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) mendatangkan 4 unit alat bongkar muat rubber tyred gantry (RTG) untuk dioperasikan di Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB) guna mengantisipasi lonjakan arus peti kemas domestik melalui pelabuhan terbesar di Sumatera Utara itu.

Alat baru tersebut diangkut menggunakan kapal MV Biglift Biffin yang sandar di dermaga TPKDB pada Minggu (11/11) dini hari.

General Manager TPKDB Indra Pamulihan mengatakan, kedatangan RTG ini memperkuat layanan bongkar muat peti kemas di TPKDB seiring dengan meningakatnya arus peti kemas di terminal tersebut. 

Hingga Oktober 2018, volume bongkar muat peti kemas di TPKDB mencapai 355.274 boks atau meningkat 8,65% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 326.975 boks. 

Peningkatan itu setara dengan 426.629 TEUs atau tumbuh 8,92% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama 2017 sebesar 391.662 TEUs.

Tingkatkan Layanan

Indra Pamulihan menambahkan, pengadaan 4 RTG baru tersebut merupakan bentuk komitmen manajemen untuk terus meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa di TPKDB. 

Fasilitas dan peralatan bongkar muat peti kemas di TPKDB saat ini, di antaranya 4 unit container crane, 5 unit mobile harbour crane (MHC), 9 unit RTG, 18 unit headtruck, 20 unit terminal tractor, 2 unit reach staker, 2 unit side loader, dan 1 unit forklift. 

“Produktivitas bongkar muat peti kemas di TPKDB juga terus meningkat. Pada 2017, produktivitasnya 32 B/S/H (box/ship/hour) dan meningkat 15% menjadi 37 B/S/H hingga Oktober tahun ini,” ungkap Indra.

Sebelumnya Pelindo 1 telah menyelesaikan serangkaian program penataan dan pengembangan secara menyeluruh Pelabuhan Belawan, di antaranya pembangunan dedicated terminal minyak sawit mentah (CPO) di Pelabuhan Belawan Multipurpose yang dapat ditingkatkan menjadi 1,8 juta ton.

Selain itu, Shorebase Terminal dan Car Terminal dengan kapasitas 880 unit mobil, serta Terminal Curah Kering berkapasitas 1 juta ton, Terminal General Cargo, dan Dermaga Industri Kimia Dasar (IKD). (hlz/hlz)


Komentar