Minggu, 16 Desember 2018 | 04:23 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Jumat, 23 November 2018 13:55

Raih SNI Awards 2018, Pelindo III, TPS dan TTL Dinilai Berani 'Naik Kelas'

Ayu Puji
(Pelindo III)

SURABAYA -

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dan dua anak usahanya, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan PT Terminal Teluk Lamong (TTL), berhasil meraih SNI Awards 2018 dari Badan Standardisasi Nasional (BSN). 

Apresiasi tersebut diberikan kepada pelaku usaha nasional yang dinilai berhasil menerapkan SNI (Standard Nasional Indonesia) sehingga memberikan pelayanan dengan standar yang baik.

Malam penganugerahan penghargaan dihadiri oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dan Guru Besar Universitas Indonesia Rhenald Kasali sebagai Ketua Dewan Juri di Jakarta, Rabu (21/11) malam.

"SNI Award merupakan ajang penghargaan bagi perusahaan yang berani 'naik kelas' dengan membangun standar yang baik. Standar adalah kebutuhan dalam persaingan di abad baru. Mari kita bersama-sama memperbaiki diri, sehingga perusahaan Indonesia bisa bersaing (di kancah global), dengan SNI," kata Rhenald Kasali.

Dalam ajang tersebut, Pelindo III meraih Penghargaan Emas untuk Organisasi Jasa Besar. Adapun TPS dan TTL memperoleh Penghargaan Perak untuk Organisasi Jasa Besar. 

SNI Award 2018 diikuti oleh sekitar 200 perusahaan BUMN dan swasta yang mengimplementasikan SNI pada bisnisnya. Sebanyak 56 perusahaan yang mendapatkan penghargaan dalam 12 kategori.

Bagian Tak Terpisahkan  

VP Corporate Communication Pelindo III R. Suryo Khasabu menyampaikan terima kasih dan syukur atas diperolehnya tiga penghargaan SNI Awards 2018. “Penghargaan ini menunjukkan komitmen Pelindo III Group dalam menerapkan SNI dalam jasa kepelabuhanan,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (22/11).

Suryo mengatakan di industri maritim, terutama jasa kepelabuhanan, sebenarnya standardisasi kerja dan proses bisnis sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan. Karakter bisnis maritim yang berskala global membuat standar menjadi penting sebagai integrasi bisnis dengan berbagai mitra kerja internasional.

"Jasa pelabuhan dan terminal peti kemas yang dioperasikan Pelindo III sudah terstandar. Ke depan, jika semakin banyak jasa dari mitra kerja dan produk Indonesia yang ber-SNI tentu akan berkontribusi pada peningkatan daya saing nasional sehingga bisa mendorong perdagangan," katanya.

Dirut TTL Dothy menambahkan, terminalnya telah menerapkan sistem manajemen yang terintegrasi sebagai bentuk penerapan SNI, di antaranya ISO 9001: 2015 untuk Standar Manajemen Mutu, OHSAS 18001: 2007 (Sistem Manajemen K3), 14001: 2015 (Sistem Manajemen Lingkungan), ISO 50001 tentang Manajemen Energi. 

"Dengan penerapan standar ISO tersebut, TTL terus menunjukkan peningkatan kinerja berdasarkan penilaian BSN selama 3 tahun terakhir. Ini bukti bahwa penerapan standar memberikan kontribusi konkret pada perusahaan," ungkap Dothy. (hlz/hlz)


Komentar