Minggu, 16 Desember 2018 | 03:48 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Rabu, 28 November 2018 15:03

Rombongan Wakil Menteri Transportasi RI-Jepang Kunjungi Terminal Teluk Lamong

Ayu Puji
(TTL)

SURABAYA -

Rombongan wakil menteri bidang transportasi Indonesia dan Jepang mengunjungi Terminal Teluk Lamong di sela-sela pertemuan ke-9 di Surabaya, Jawa Timur, pada 27–28 November 2018. 

Dalam kunjungan itu, Terminal Teluk Lamong membuktikan pelabuhan dengan infrastruktur modern dan ramah lingkungan itu mampu melayani kapal-kapal internasional berukuran besar kelas panamax dan post panamax. 

Direktur Operasional dan Teknik Terminal Teluk Lamong Rumaji menuturkan, pengembangan Terminal Teluk Lamong disesuaikan dengan minat pasar internasional sehingga infrastruktur dan peralatan yang digunakan di pelabuhan ini sesuai standar internasional. 

“Keberadaan Terminal Teluk Lamong dalam rangka mendukung pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional dan ekspor,” katanya dalam keterangan pers, Rabu (28/11). 

Potensi Kerja Sama

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengungkapkan pertemuan wakil menteri bidang transportasi RI-Jepang ke-9 di Surabaya untuk menggali potensi kerja sama, terutama di bidang infrastruktur tansportasi laut, udara, darat dan perkeretaapian. 

Sejak pertemuan pertama, tuturnya, berbagai pekerjaan telah terwujud dengan baik terutama keterlibatan pihak Jepang dalam berbagai proyek strategis di Tanah Air. 

Wakil Menteri Urusan Internasional Kementerian Pertanahan, Transportasi, Infrastruktur dan Pariwisata Jepang, Yasuhiro Shinohara, mengharapkan pertemuan itu menghasilkan kerja sama pembangunan infrastruktur yang efektif dan efisien serta meningkatkan hubungan bilateral RI – Jepang. 

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan perhatian pada beberapa bencana alam terutama tsunami dan gempa bumi di Indonesia. Menurut dia, secara geografis RI dan Jepang memiliki sifat dan potensi yang sama terhadap bencana tersebut. 

Untuk membantu masalah tersebut, Pemerintah RI-Jepang akan mengadakan pembahasan lebih lanjut terkait dengan pemberian bantuan berupa perbaikan infrastruktur terutama pada bidang transportasi  

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk membangun konektifitas dan membangun infrastruktur karena pertumbuhan ekonomi Indonesia bergantung pada hal tersebut. 

“Pemerintah juga sedang berupaya untuk meningkatkan konektifitas wilayah laut mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan,” kata Djoko Sasono. (hlz/hlz)


Komentar