Minggu, 16 Desember 2018 | 03:35 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Sabtu, 01 Desember 2018 14:36

Kontrak Paket 2 Pelabuhan Patimban Diteken, Target Soft Launching Akhir 2019

Translog Today
(Ditjen Hubla Kemenhub)

JAKARTA -

Kementerian Perhubungan dan perusahaan kontraktor joint venture menandatangani kontrak Paket 2 Pelabuhan Patimban, meliputi pembangunan breakwater, seawall, dan pengerukan alur.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Pelabuhan Patimban Paket 2 Wahyu Trihadi dan perwakilan Joint Venture Kontraktor Motohiro Okamoto di kantor Kemenhub, Jumat (30/11).

Direktur Jenderal Perhuhungan Laut R. Agus H. Purnomo menjelaskan, Paket 2 tersebut akan dikerjakan oleh perusahaan kontraktor joint venture yang terdiri dari Toyo Construction Co Ltd, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan Wakachiku Construction Co Ltd.

Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Pelabuhan Patimban dan berharap pekerjaan Paket 2 dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap pekerjaan Paket 2 ini segera dikerjakan untuk mendukung rencana soft opening Pelabuhan Patimban pada Agustus atau paling lambat menjelang akhir tahun 2019,” ungkap Agus saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan itu.

Dia juga berharap pekerjaan Paket 2 dapat dikerjakan dengan kualitas standar pekerjaan Jepang yang baik dan terpercaya.

“Saya yakin kontraktor Jepang dapat bekerja dengan cepat dan efisien dalam melaksanakan proyek, dan hasilnya sesuai standar pekerjaan Jepang yang sudah terjamin dan terpercaya kualitasnya,” ujar Agus.

Pelabuhan Patimban termasuk Proyek Strategis Nasional. Pelabuhan baru ini dibangun di Kabupaten Subang, Jawa Barat. 

Pelabuhan ini diharapkan mengurangi biaya logistik karena dekat dengan pusat produksi, mengurangi kemacetan di Jakarta, dan menjamin keselamatan pelayaran termasuk area eksplorasi migas. (hlz/hlz)


Komentar