Minggu, 16 Desember 2018 | 04:00 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Kamis, 06 Desember 2018 15:50

Arus Penumpang Kapal Laut melalui Pelabuhan Pelindo III Diprediksi Naik 3,4%

Ayu Puji
Kunjungan anggota Komisi V DPR RI di Pelindo III (TTL)

SURABAYA -

Arus penumpang kapal laut melalui pelabuhan-pelabuhan kelolaan PT Pelabuhan Indonesa III (Persero) pada masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 diprediksi meningkat 3,4% dibandingkan periode yang sama sama tahun lalu. 

Berdasarkan data Pelindo III, arus penumpang embarkasi (berangkat) pada tahun lalu tercatat 58.634 orang dan diprediksi naik menjadi 59.220 orang. Adapun penumpang tiba (debarkasi) diperkirakan meningkat dari 62.208 orang menjadi 64.323 orang pada tahun ini. 

"Jadi dibandingkan dengan tahun lalu, diprediksi akan ada kenaikan sebesar 3,4%," kata Sekretaris Perusahaan Pelindo III Faruq Hidayat di sela-sela kunjungan kerja Komisi V DPR-RI di Surabaya, Rabu (5/12).

Khusus untuk Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, arus penumpang kapal laut pada masa liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 prediksi lebih dari 30.622 orang. Penumpang embarkasi diperkirakan 17.990 orang dan penumpang debarkasi 12.632 orang. "Puncak arus penumpang diprediksi pada 22 Desember karena merupakan awal liburan Natal," ujarnya.

Menurut Faruq, penumpang yang berangkat dan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mayoritas dari dan ke Pelabuhan Makasar dan Balikpapan. Pelabuhan lain yang ramai yakni tujuan Banjarmasin, Sampit, dan Kumai, di Pulau Kalimantan. 

“Potensi armada yang dapat melayani penumpang sejumlah 17 kapal dari BUMN Pelni dan 19 kapal dari perusahaan pelayaran swasta,” ungkapnya.

Faruq memaparkan berbagai persiapan yang dilakukan Pelindo III, salah satunya pembentukan posko yang diperkuat oleh unsur instansi pemerintah daerah setempat, Kantor KSOP, Kantor Kesehatan Pelabuhan, KP3, dan lainnya sesuai kebutuhan. 

Persiapan berikutnya, penyediaan fasilitas tambahan untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang, seperti pemasangan tenda, kursi, toilet portable, dan tempat sampah tambahan.

Jadwal kerja petugas operasional juga ditingkatkan, mulai dari petugas pelayanan terminal penumpang, pandu, operator radio, dan petugas terkait lainnya. 

"Peningkatkan man power menjadi strategi Pelindo III untuk mempercepat kelancaran operasional pelabuhan. Selain untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang, juga karena saat ada kapal pengangkut bahan pokok akan diprioritaskan dengan optimalisasi kinerja bongkar muat. Sehingga pasokan kebutuhan pokok melalui pelabuhan tidak tersendat," jelasnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo mengapresiasi sejumlah persiapan yang dilakukan oleh Pelindo III. Tidak hanya persiapan untuk mengelola penumpang, tetapi juga kelancaran distribusi barang. "Regulasi akan dibuat untuk membantu kelancaran logistik lewat laut," ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar