Jumat, 24 Mei 2019 | 22:06 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Senin, 10 Desember 2018 10:36

Pelindo IV Yakin Ekspor KTI Naik 30% lewat Direct Call

Translog Today
(Pelindo IV)

MAKASSAR -

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) memproyeksikan ekspor dari kawasan timur Indonesia (KTI) bisa tumbuh hingga 30% melalui pengapalan langsung atau direct call dari melalui Sulawesi Selatan.

“Melihat data yang ada, apabila semua ekspor Sulsel dilaksanakan dengan direct call, maka angka ekspor dapat naik sampai 30% total arus petikemas,” kata Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang saat CEO Gathering Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel dengan Gubernur Sulsel di Pulau Samalona, Makassar, Minggu (9/12).  

Dalam kesempatan itu, Farid Padang menjelaskan program direct call Pelindo IV untuk membantu pengusaha di Sulsel melakukan ekspor langsung, yang sangat bermanfaat karena memangkas waktu dan biaya ekspor.

Dia berharap, dukungan Pemprov Sulsel dan pengusaha untuk menjadikan Makassar New Port (MNP) menjadi hub akan mendorong ekspor dari KTI.

Menurut Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, potensi di Sulsel cukup besar. Sebagai contoh, tuturnya, pemprov memacu bisnis Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) hanya saja belum terlalu didukung sektor pariwisata.

“Sebagaimana disampaikan Pelindo IV tentang rencana pembangunan Marina di eks-Terminal Petikemas Makassar (TPM), akan sangat membantu dengan adanya dermaga representatif untuk mendukung pariwisata di sekitar Makassar seperti Samalona, Kodingareng Keke, dan lain-lain,” kata Gubernur.

Dia sangat bersyukur atas semua dukungan Pelindo IV, terutama di bawah kepemimpinan Farid Padang, dalam mendukung kegiatan ekonomi dan pariwisata di daerah tersebut. 

“Memang, masih banyak hal yang harus kita perbaiki bersama. Maka, Pemprov Sulsel juga akan menyiapkan regulasi yang akan membuat dunia usaha bergerak lebih mudah,” ujar Nurdin. (hlz/hlz)


Komentar