Selasa, 22 Oktober 2019 | 21:51 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Bea Cukai
Selasa, 18 Desember 2018 08:30

Bersiaplah, Mandatori PDE Internet Ekspor Impor Berlaku 1 Januari 2019

Translog Today

JAKARTA -

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) siap menerapkan secara penuh sistem Pertukaran Data Elektronik (PDE) Internet Dokumen Ekspor Impor mulai 1 Januari 2019.

Melalui sistem itu, pengurusan dokumen ekspor (Pemberitahuan Ekspor Barang/PEB) dan dokumen impor (PIB) wajib atau mandatori dilakukan dengan cara online.

Menurut Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi, kebijakan tersebut sebenarnya diwacanakan sejak 2 tahun lalu dan sudah diimplementasikan sejak 2016 tetapi belum merata di seluruh kantor Bea dan Cukai.

“PDE via internet bertujuan meningkatkan kemudahan berusaha karenan mempercepat proses bisnis dan efisiensi biaya,” ujarnya, Senin (17/12).

Selain itu, lanjut Hery, menciptakan equal treatment pada pengguna aplikasi ekspor, impor serta manifes, dan memiliki cakupan sistem lebih luas sehingga waktu dan tempat tidak terbatas untuk melakukan pengiriman data.

Pada tahap awal, sistem mampu memfasilitasi pertukaran data antara pengguna jasa kepabeanan dan DJBC di seluruh Indonesia. 

Sistem ini telah diimplementasikan secara bertahap di 70 kantor pengawasan dan pelayanan untuk memproses dokumen PBI dan PEB, sementara untuk dokumen manifes sudah diterapkan di 83 kantor pelayanan. 

Pada 2019, DJBC akan melanjutkan penerapan PDE Internet secara penuh di 13 kantor pelayanan. Sebagai persiapan, DJBC telah melakukan sosialisasi dan pelatihan instalasi kepada pegawai, pengguna jasa termasuk perusahaan dan asosiasi, importir, eksportir dan perusahaan pengurusan jasa kepabeanan.

Sosialisasi dan evaluasi implementasi PDE internet PIB dan PEB juga sudah dilakukan di 13 kantor pelayanan dan 5 kantor pelayanan pendukung. 

Hingga 16 Desember 2018, data pengurusan dokumen PIB dan PEB sudah mencapai 73,33% atau masih ada 36% yang belum melaksanakannya. 

Heru mengingatkan, pengguna jasa yang tidak mengakses secara online konsekuensinya tidak bisa mengakses modul pengisian data.“Saya imbau seluruh pengguna jasa segera migrasi ke PDE internet, masih ada waktu 2 minggu," ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar