Jumat, 18 Oktober 2019 | 23:30 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Selasa, 18 Desember 2018 16:42

Dermaga Eksekutif Akan Beroperasi, Gapasdap Tunggu Berkembangan

Translog Today
Khoiri Soetomo, Ketua Umum Gapasdap (tularji adji)

JAKARTA - Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) mendukung operasional dermaga VI atau yang dikenal dengan dermaga eksekutif lintas penyeberangan Merak-Bakauheni.

Meskipun belum ada pemberitahuan resmi ke Gapasdap, tetapi keberadaan dermaga tersebut dinilai akan berdampak positif terhadap operasional kapal-kapal yang telah beroperasi di lintasan terbesar dan tersibuk di Indonesia tersebut.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Khoiri Soetomo mengatakan keberadaan dermaga eksekutif dengan dermaga lainnya, sama-sama sangat dibutuhkan ditengah tingginya kapal yang idle capacity di Merak-Bakauheni.

Saat ini, dari 71 kapal eksisting di Merak-Bakauheni, yang beroperasi tiap hari hanya 30 unit kapal per hari dengan pola operasi 6 unit kapal per pasang dermaga. Jika nanti setiap pasang dermaga diisi 6 unit kapal, maka tiap hari akan beroperasi sekurang-kurang 36 unit kapal.

Gapasdap menegaskan siap mengisi kebutuhan kapal untuk dermaga eksekutif tersebut karena tidak sedikut kapal-kapal anggota Gapasdap yang memenuhi persyaratan, salah satunya mampu mencapai kecepatan hingga 15 knot.

Meskipun demikian, pihaknya masih menunggu perkembangan dari Pemerintah mengenai rencana operasional dermaga tersebut. "Kami belum tahu bagaimana nanti, kami masih menunggu perkembangan juga," katanya.

Dermaga eksekutif merupakan proyek infrastruktur nasional yang menelan nilai investasi sebesar Rp450 miliar. Proyek yang dibangun atas Joint Venture PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT PP (Persero) Tbk dan Patra Jasa ini akan dilengkapi kawasan terpadu dengan fasilitas hotel, taman, tempat ibadah, komersial area, dan lounge yang dapat diakses dalam satu area.

Pembangunan dermaga eksekutif juga merupakan bagian dari perencanaan dan penataan Pelabuhan Merak sebagai destinasi ekonomi dan pariwisata. Segmen penumpang kendaraan pribadi ini bakal mendapatkan pelayanan dan tarif khusus.

Saat ini, dermaga eksekutif tengah dibangun di dua lokasi berseberangan yakni di atas lahan seluas 41.803 meter persegi untuk Pelabuhan Merak (Dermaga 6), dan 48.446 meter persegi untuk Pelabuhan Bakauheni (Dermaga 7). (aji/hlz)


Komentar