Selasa, 19 November 2019 | 17:37 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Minggu, 23 Desember 2018 22:46

Bantu Penanganan Bencana Tsunami Selat Sunda, Ini Langkah Ditjen Hubla

Translog Today
(ditjen hubla)

JAKARTA -

Kementerian Perhubungan menetapkan Pelabuhan Tanjung Priok dan Dermaga Indah Kiat Banten sebagai titik pengiriman bantuan dan tempat sandar kapal untuk penanganan korban tsunami Selat Sunda. Selain itu, Pelabuhan Ciwandan disiapkan sebagai titik alternatif.

Hal itu merupakan salah satu hasil pertemuan di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan pada Minggu (23/12) yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono. 

Pertemuan tersebut menetapkan sejumlah langkah untuk mendukung penanganan bencana tsunami yang melanda pesisir Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12) malam.

Menurut Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Junaidi, langkah lainnya adalah menyiapkan akses masuk ke wilayah terdampak tsunami melalui laut sebagai alternatif mengingat beberapa akses darat tidak dapat atau sulit dilalui.

Ditjen Perhubungan Laut juga akan mengoptimalkan pengerahan kapal negara dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP), kapal Kenavigasian, dan kapal patroli KSOP.

"Selanjutnya, mengerahkan tenaga medis dari Balai Kerja dan Kesehatan Pelabuhan (BKKP) Ditjen Hubla untuk membantu korban yang cidera dan mengalami trauma. Besok (Senin) tim medis berangkat dengan mobil ambulan ke lokasi UPP Labuan," ujar Junaidi.

Ditjen Hubla menunjuk KSOP Kelas I Banten sebagai lead koordinator di Merak Banten dan KSOP Panjang sebagai lead koordinator untuk wilayah Lampung dalam penanganan bencana tersebut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan unsur lainnya seperti Ditjen Perhubungan Darat.

"Posko penanganan bencana tsunami di Selat Sunda akan disiapkan di Kantor Pusat Ditjen Hubla bersamaan dengan Posko Angkutan Laut Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang sudah ada untuk memonitor pergerakan kapal-kapal dan mengoptimalkan kapal negara serta kapal lainnya untuk pemberian bantuan," ujar Junaidi. (hlz/hlz)


Komentar