Rabu, 20 Maret 2019 | 14:48 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Kamis, 03 Januari 2019 14:48

Pelindo I Operasikan Fix Crane di Pelabuhan Sibolga

Translog Today
reach stacker

MEDAN -

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) mengoperasikan crane dermaga atau fix crane di Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara, ditandai dengan bongkar muat peti kemas perdana dari KM Lumoso Bahagia di dermaga multipurpose pelabuhan itu.

Kapal milik PT Tanto Intim Lines itu bongkar muat 342 boks peti kemas, masing-masing 149 boks bongkar dan 193 boks muat beragam komoditasantara lain barang tambang, semen, konsumsi rumah tangga, dan lainnya.

General Manager Pelindo I Cabang Sibolga Agust Deritanto mengatakan operasional fix crane diharapkan semakin meningkatkan produktivitas arus bongkar muat di Pelabuhan Sibolga. 

Selama ini, bongkar muat di pelabuhan pantai barat Pulau Sumatera itu menggunakan ship crane atau crane kapal yang memiliki produktivitas rata rata 8 B/C/H (Box Crane per Hour). Dengan mengoperasikan fix crane, kapasitas dapat ditingkatkan hampir dua kali lipat mencapai 14 B/C/H. 

“Pemasangan dan pengoperasian fix crane di Pelabuhan Sibolga adalah wujud komitmen Pelindo 1 dalam merealisasikan visi maritim pemerintah membangun konektivitas antar pulau untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dengan mengoptimalkan sumber daya maritim,” kata Agust dalam keterangan pers, Kamis (3/1).

Dia mengatakan komitmen itu juga sejalan dengan misi Pelindo 1 untuk menyediakan jasa kepelabuhanan yang terintegrasi, berkualitas dan bernilai tambah guna memacu pertumbuhan ekonomi wilayah. 

Pelabuhan Sibolga yang telah ditetapkan pemerintah sebagai pelabuhan pengumpul, merupakan salah satu pelabuhan yang menjadi prioritas pengembangan Pelindo 1.

Pelabuhan ini memiliki panjang dermaga multipurpose keseluruhan 296 meter dan luas lapangan penumpukan 6.060 m2 yang dapat menampung peti kemas hingga 30.000 TEUs per tahun.

Pelabuhan Sibolga telah dilengkapi dengan peralatan bongkar muat berupa 1 unit fix crane dan 1 unit reach staker yang sudah beroperasi. Pelabuhan dikembangkan menjadi empat klaster, yaitu general cargo, penumpang (ferry/roro), peti kemas, dan curah cair.  

Selain pengoperasian fix crane, Pelindo 1 telah menyelesaikan perluasan dermaga multipurpose dan dermaga ferry, serta revitalisasi terminal penumpang dan pembangunan skybridge yang menghubungkan dermaga ferry dengan terminal penumpang. 

“Pengembangan dan penataan terminal penumpang Pelabuhan Sibolga bukan hanya untuk meningkatkan pelayanan publik jasa transportasi tapi juga diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata daerah, terutama di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, serta daerah lain disekitarnya," ujar Agust. (hlz/hlz)


Komentar