Kamis, 22 Agustus 2019 | 18:09 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Kamis, 10 Januari 2019 11:21

Tanjung Perak Segera Terapkan Tarif Khusus Handling Transhipment Peti Kemas Domestik

Ayu Puji
(Pelindo III)

SURABAYA -

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) berencana menerapkan tarif khusus penanganan (handlingtranshipment peti kemas domestik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur. 

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan besaran tarif khusus tersebut saat ini dalam proses finalisasi dan segera diumumkan kepada pengguna jasa. 

“Besarannya masih dirumuskan oleh tim internal kami, yang pasti akan diumumkan dalam waktu dekat ini dan berlaku untuk penanganan antar terminal di Pelabuhan Tanjung Perak sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh pengguna jasa,” katanya, Rabu (9/1). 

Menurut dia, tarif khusus handling tersebut diharapkan menurunkan biaya logistik dari sisi biaya kepelabuhanan, terutama wilayah timur Indonesia. Apalagi, Pelabuhan Tanjung Perak memiliki letak strategis sebagai penghubung wilayah barat dan timur Indonesia. 

Saat ini Pelabuhan Tanjung Perak menangani 72 jalur pelayaran peti kemas domestik, menunjukkan pelabuhan ini memiliki peran sangat penting dalam distribusi logistik ke berbagai wilayah Indonesia. 

“Sekitar 75 persen menuju ke wilayah timur Indonesia, artinya biaya penanganan muatan di Pelabuhan Tanjung Perak sedikit banyak akan berpengaruh pada biaya logistik,” ujarnya.

Langkah Positif 

Saut Gurning, pakar maritim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, menilai pemberlakukan tarif khusus tersebut merupakan langkah positif. 

“Bagaikan udara segar bagi para pemilik barang dan operator pelayaran di tengah berbagai kesulitan pasar, serta tingginya beban usaha jasa angkutan peti kemas nasional selama ini,” katanya di tempat terpisah.

Dia mengatakan langkah Pelindo III itu dapat membangkitkan optimisme baru bagi pelaku usaha peti kemas untuk tetap eksis mendukung geliat logistik maritim nasional. 

“Rencana efisiensi biaya penanganan kontainer tersebut jelas akan meningkatkan preferensi pemilik barang dan pelayaran terhadap sejumlah terminal kontainer di Tanjung Perak, sebagai opsi menarik untuk lokasi alih muat (transhipment) kontainer domestik,” kata Saut. (hlz/hlz)


Komentar