Minggu, 17 Februari 2019 | 12:36 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Bandara
Sabtu, 09 Februari 2019 12:56

Arus Penumpang Melonjak, AP II Segera Tambah Kapasitas Bandara Silangit

Translog Today
(AP II)

TAPANULI UTARA - PT Angkasa Pura II (Persero) akan memperluas terminal Bandara Internasional Silangit Sumatera Utara hingga lima kali lipat untuk mengantisipasi peningkatan arus turis lokal dan asing yang ingin berlibur di Danau Toba, Tapanuli Utara.

Terminal Bandara Silangit saat ini seluas 2.500 m2 dengan kapasitas sekitar 500.000 penumpang. Rencananya, terminal itu akan diperluas lima kali lipat menjadi 10.499 m2 sehingga mampu menampung hingga 1 juta penumpang per tahun.

Presiden Directur AP II Muhammad Awaluddin mengatakan perluasan terminal itu diperlukan karena saat ini jumlah pergerakan penumpang hampir menyentuh kapasitas eksisting.

"Kapasitas terminal Bandara Silangit harus diperluas menjadi 1 juta penumpang per tahun. Sejak bandara ini direvitalisasi dan ada penerbangan langsung dari Jakarta, pariwisata di Danau Toba memang tumbuh cukup pesat," kata Awaluddin, Sabtu (9/2).

Menurut dia, arus penumpang di Bandara Silangit terus tumbuh signifikan setiap tahun. Pada 2016, arus penumpang tercatat 155.214 orang, lalu naik 82% pada 2017 menjadi 282.586 orang.

Pada 2018, pergerakan penumpang tercatat 425.476 orang atau tumbuh 50,56% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sebagian besar penumpang pesawat tujuan Bandara Silangit adalah wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

"Bandara Silangit merupakan akses utama bagi wisatawan untuk bepergian ke Danau Toba yang ditetapkan sebagai salah satu destinasi Bali Baru. Karena itu, kami berkomitmen menjaga dan meningkatkan pelayanan di Bandara Silangit melalui berbagai pengembangan infrastruktur," kata Awaluddin.

Selain perluasan terminal penumpang, runway Bandara Silangit juga diperpanjang dari 2.400 x 30 m menjadi 2.650 m x 45 m agar dapat didarati pesawat sekelas Boeing 737-800 NG. Apalagi, pergerakan pesawat di bandara itu terus meningkat dari 2.695 pada 2016, 3.787 (2017) dan 4.878 (2018).

Untuk mendukung operasional bandara, ungkap Awaluddin, AP II juga akan memperluas area parkir kendaraan bermotor menjadi 8.231 m2 dan membangun gudang kargo seluas 2.250 m2. Arus kargo di bandara itu terus meningkat dari 12.258 ton pada 2016 menjadi 121.487 ton (2017) dan 440.329 ton (2018). (hlz/hlz)


Komentar