Kamis, 21 Maret 2019 | 13:11 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Penerbangan
Senin, 11 Maret 2019 18:16

Pesawat Boeing 737 Max Dilarang Terbang Sementara di Indonesia

Translog Today

JAKARTA -

Kementerian Perhubungan melarang terbang sementara pesawat Boeing 737-8 Max di Indonesia, menyusul jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines berjenis yang sama pada Minggu (10/3).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah inspeksi guna memastikan pesawat jenis tersebut yang beroperasi di Indonesia dalam kondisi laik terbang dan menjamin keselamatan penerbangan.

"Salah satu langkah yang akan dilakukan oleh Ditjen Hubud adalah melakukan inspeksi dengan cara larang terbang sementara (temporary grounded), untuk memastikan kondisi pesawat jenis tersebut laik terbang (airworthy) dan langkah tersebut telah disetujui oleh Menteri Perhubungan” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti di Jakarta, Senin (11/3). 

Inspeksi akan dimulai secepatnya mulai Selasa, 12 Maret 2019. Apabila ditemukan masalah pada saat inspeksi, pesawat tersebut akan dilarang terbang sementara sampai dinyatakan selesai oleh inspektur penerbangan. 

Sejauh ini, kata Polana, pengawasan untuk pengoperasian pesawat jenis Boeing 737-8 Max sudah dilakukan sejak 30 Oktober 2018 pasca kecelakaan Lion Air JT-610. Apabila terjadi masalah atau temuan hasil inspeksi, pesawat langsung di-grounded di tempat. 

Ditjen Hubud terus berkomunikasi dengan Federal Aviation Administration (FAA), untuk memberikan jaminan bahwa seluruh pesawat Boeing 737-8 Max yang beroperasi di Indonesia laik terbang. 

FAA telah menerbitkan Airworthiness Directive yang juga telah diadopsi oleh Ditjen Hubud dan telah diberlakukan kepada seluruh operator penerbangan Indonesia yang mengoperasikan Boeing 737-8 MAX. 

Saat ini, maskapai yang mengoperasikan pesawat jenis ini adalah Garuda Indonesia sebanyak 1 unit dan Lion Air sebanyak 10 unit. FAA menyampaikan akan terus berkomunikasi dengan Ditjen Hubud apabila diperlukan langkah lanjutan guna memastikan kondisi laik terbang Boeing 737-8 Max.

Ditjen Hubud juga telah menerima pernyataan langsung dari Boeing Co, yang akan memberikan keterangan terkini terkait dengan hasil investigasi kecelakaan Ethiopian Airlines. 

“Boeing juga siap menjawab pertanyaan dari Ditjen Hubud tentang langkah-langkah yang perlu diambil untuk memastikan kelaikan pesawat Boeing 737-8 Max,” ujar Polana. 

Dia mengimbau seluruh maskapai penerbangan untuk mematuhi aturan yang berlaku sebab keselamatan adalah hal yang utama dalam penerbangan. (hlz/hlz)


Komentar