Selasa, 25 Juni 2019 | 01:05 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Kamis, 14 Maret 2019 19:38

Pelabuhan Teluk Bayur Diminta Segera Operasikan Terminal Curah Cair

Aidikar M. Saidi

PADANG -

Pengoperasian terminal curah cair di Pelabuhan Teluk Bayur Padang dinilai sudah sangat mendesak guna mengatasi hambatan pengapalan ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Lima perusahaan CPO mendesak Pelindo II untuk segera mengoperasikan terminal curah di Gaung karena fasilitas yang ada tidak mampu lagi menampung kapal CPO yang masuk ke pelabuhan itu.

Kelima perusahaan itu sudah menandatangani kontrak sewa lahan dengan Pelindo II, bahkan mulai membangun pabrik pengolahan CPO dan tanki tampung di lokasi terminal curah cair di Gaung. 

Perusahaan tersebut, yakni PT Wilmar Group, PT Asianagro Agungjaya (AAJ), PT Musim Mas Group, PT Incasi Raya Group, dan PT Agromuko Tank Terminal (AMTT).

Dodi Saputra, Manager Terminal CPO PT AAJ, mengatakan perusahaannya sudah mulai membangun pabrik dan tanki di Gaung.

"Kami sudah siap, tinggal menunggu beroperasinya terminal curah di Gaung," kata Dod kepada Translogtoday di Pelabuhan Teluk Bayur, Rabu (13/3).

Terminal curah cair di Teluk Bayur kewalahan melayani kapal muatan CPO karena sudah melewati kapasitas tampung sehingga butuh tambahan terminal baru.

Pelindo II dinilai terlambat mengantisipasinya dan baru membangun fasilitas baru untuk mengimbangi pesatnya pertumbuhan throughput CPO di pelabuhan tersebut.

Kini kondisi fasilitas terminal CPO yang tersedia sudah tidak mampu lagi melayani dan menampung pengapalan ekspor dan pengapalan domestik.

Throughput pengapalan CPO sudah mencapai rata-rata 2,5 juta ton per tahun, sedangkan kapasitas tampung terminal curah cair di Teluk Bayur hanya mampu menampung 2 juta ton per tahun.

"Karena itu, Pelindo II segera membangun terminal curah cair baru untuk menampung arus CPO yang semakin meningkat," ujar Fauzi, Deputy General Manager Pelindo II Cabang Pelabuhan Teluk Bayur.

Terminal baru di Gaung memiliki kedalaman 11 LWS, dengan panjang dermaga 240 meter. Saat ini sedang dipasang pipa sepanjang 3,2 km untuk menghubungkan dermaga 07 ke dermaga Gaung. (hlz/hlz)


Komentar