Minggu, 20 Oktober 2019 | 23:33 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Penerbangan
Sabtu, 30 Maret 2019 11:29

Kemenhub Terbitkan Aturan Baru Tarif Pesawat, Tarif Batas Bawah Naik Jadi 35%

Translog Today
(repro)

JAKARTA -

Kementerian Perhubungan menerbitkan dua aturan baru terkait dengan tarif pesawat, yakni formulasi perhitungan dan besaran tarif batas atas penerbangan kelas ekonomi domestik,

Kedua aturan baru itu tertuang dalam Peraturan Menhub No. PM 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri dan Keputusan Menhub No. KM 72 Tahun 2019 Tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. 

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan menjelaskan, kedua aturan itu merupakan pembaruan dari PM 14 Tahun 2016 Tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan Dan Penetapan Tarif Batas Atas Dan Tarif Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga berjadwal Dalam Negeri.

“Sebelumnya, Mekanisme Formulasi dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah ada di dalam satu Peraturan Menteri (PM 14 tahun 2016), tetapi sekarang terpisah menjadi Peraturan Menteri dan Keputusan Menteri,” jelasnya, Jumat (29/3).

Menurut dia, pemisahan aturan itu untuk memudahkan pemerintah melakukan evaluasi terhadap besaran tarif pesawat. 

“Melalui KM baru ini, Direktur Jenderal Perhubungan Udara dapat melakukan evaluasi terhadap besaran tarif secara berkala setiap 3 (tiga) bulan; dan/atau sewaktu-waktu dalam hal terjadi perubahan signifikan yang mempengaruhi kelangsungan kegiatan badan usaha angkutan udara,” jelas Hengki.

Tarif Batas Bawah

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono memastikan, aturan yang ditetapkan pada Jumat (29/3) itu, pihaknya masih memberlakukan kebijakan Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah seperti aturan sebelumnya. Terdapat ketentuan baru bagi maskapai dalam menentukan besaran tarif setiap rute penerbangan. 

“Di dalam batas itu ada ketentuan baru dimana dalam menentukan besaran tarif setiap rute, airlines setiap harinya perlu memperhatikan masukan dari pengguna jasa, perlindungan konsumen, kemudian perlindungan dari persaingan tidak sehat dan airlines juga perlu mempublikasikan dengan benar,” kata Isnin.

Adapun mengenai tarif batas atas dan tarif batas bawah, Isnin mengatakan di dalam aturan yang baru ini, tarif batas bawah ditetapkan sebesar 35% dari tarif batas atas. Angka ini naik dari aturan sebelumnya sebesar 30%.

“Kemenhub sangat concern dengan apa yang dibutuhkan konsumen pengguna moda transportasi udara saat ini. Akan tetapi pemerintah juga ingin melindungi keberlangsungan usaha angkutan udara,” ujarnya. 

Untuk itu, Nur Isni mengatakan pemerintah meminta maskapai penerbangan untuk menjaga komitmen dan konsisten dengan kebijakan yang sudah ditetapkan pemerintah.  (hlz/hlz)


Komentar