Sabtu, 24 Agustus 2019 | 09:34 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Sabtu, 06 April 2019 13:22

KM Kendhaga Nusantara 11 Siap Layani Tol Laut di Wilayah NTT

Translog Today
(Ditjen Hubla)

TENAU, NTT -

Kementerian Perhubungan kembali menyerahkan satu unit kapal pendukung tol laut, KM Kendhaga Nusantara 11 kepada operator pelayaran PT Pelangi Tunggal Ika di Pelabuhan Tenau, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (6/4).

Penyerahan kapalberkapasitas 100 TEUs ini didahului dengan serah terima dari galangan kapal PT Industri Kapal Indonesia (Persero) kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Wisnu Handoko.

Adapun, Berita Acara Serah Terima Operasional Kapal KM Kendhaga Nusantara 11 ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penyelenggaran Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Barang (Tol Laut) Hasan Sadili dan Direktur PT Pelangi Tunggal Ika, Nur Arifin selaku Operator Tol Laut Trayek T-13 dan T-14 Tahun 2019.

KM Kendhaga Nusantara 11 akan beroperasi mulai Senin (8/4) untuk melayani T-13 dengan rute Tenau - Rote - Sabu - Lamakera - Tenau, dan Trayek T-14 dengan menyinggahi Pelabuhan Tenau - Lewoleba - Tabilota - Larantuka - Marapokot - Tenau.

"Kapal negara ini diharapkan menjadi sarana dan prasarana bagi masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur dan pulau sekitarnya untuk mengirim kebutuhan pokok penting, hasil produksi UKM, pertanian, perkebunan, perikanan, perindustrian dan hasil pertambangan," kata Capt. Wisnu.

Dia mengatakan KM Kendhaga Nusantara 11 yang dipangkalkan di Pelabuhan Tenau diharapkan membantu masyarakat di NTT, sebab kapal itu dapat memuat muatan lebih banyak dibandingkan moda transportasi lainnya. 

Menurut Capt. Wisnu, pemerintah berupaya memperkuat konektivitas antarmoda sehingga tol laut tidak hanya menjangkau port to port tetapi juga wilayah lebih dalam lagi (end to end) dengan melibatkan moda lain, seperti moda darat, penyeberangan ataupun udara.

"Untuk daerah-daerah yang tidak memiliki akses jalan yang memadai, kita akan bersinergi dengan angkutan perintis, penyeberangan maupun pelayaran rakyat untuk mendukung konektivitas tol laut," ujarnya.

Dalam pelaksanaan tol laut, lanjut Capt. Wisnu, pemerintah akan bekerja sama dengan LSM dalam mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk bisa membeli barang-barang yang didatangkan dari pelabuhan pangkal dan kemudian dijual kembali kepada masyarakat. (hlz/hlz)


Komentar