Selasa, 19 November 2019 | 18:20 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airport
Jumat, 26 April 2019 11:36

Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Jadi LCCT mulai 1 Mei, Ini Lokasi Baru Maskapainya

Translog Today

JAKARTA - Mulai 1 Mei 2019, Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta akan beroperasi sebagai terminal khusus bagi maskapai penerbangan berbiaya murah atau low-cost carrier terminal (LCCT) yang khusus melayani penerbangan internasional.

Nantinya terdapat 8 LCC yang melayani rute internasional dari LCC Terminal 2F. Seiring dengan perubahan itu, PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola bandara merelokasi operasional maskapai di Soekarno-Hatta, sebagai berikut:

AirAsia rute internasional dari Terminal 2D pindah ke Terminal 2F mulai 1 Mei 2019
Cebu Pacific dari Terminal 2D pindah ke Terminal 2F mulai 1 Mei 2019
Lion Air Group (Lion Air, Thai lion, Malindo) rute internasional dari Terminal 2D pindah ke Terminal 2F mulai 1 Mei 2019
Jetstar Asia dari Terminal 3 pindah ke Terminal 2F mulai 15 Mei 2019
Sriwijaya Air dari Terminal 2F pindah ke Terminal 2D mulai 1 Mei 2019
AirAsia rute domestik dari Terminal 2F pindah ke Terminal 2D/E mulai 1 Mei 2019
Citilink dan Tiger Scoot juga segera menyusul pindah ke Terminal 2F.

Direktur Utama AP II Muhamad Awaluddin mengatakan LCC Terminal 2F membuat Soekarno-Hatta bisa memperluas konektivitas dan pangsa pasar, khususnya di segmen penerbangan berbiaya murah.

"Segmen LCC tumbuh cukup pesat di seluruh dunia termasuk di Asia Tenggara, dan Soekarno-Hatta bersiap untuk meraih pasar itu," kata Awaluddin dalam keterangan tertulis, Kamis (25/4).

Jumlah penumpang LCC rute internasional di Soekarno-Hatta pada 2018 mencapai 30% dari total penumpang rute internasional 15,5 juta orang.

Penumpang segmen LCC di bandara terbesar di Indonesia ini juga terus tumbuh, yakni pada 1 Januari-24 April 2019 tercatat 1,34 juta orang atau naik hampir 2% dibandingkan dengan periode yang sama 2018 sebanyak 1,32 juta orang.

Sementara itu, pergerakan pesawat pada 1 Januari-24 April 2019 tercatat 9.604 pergerakan atau naik 5,03% dibandingkan dengan periode yang sama 2018.

"Penerbangan murah menjadi tren di kalangan traveler khususnya mereka yang termasuk generasi milenial. Di Soekarno-Hatta, sekitar 60% penumpang pesawat adalah generasi milenial," kata Awaluddin.

Dia mengatakan LCC Terminal 2F didesain sesuai dengan kebutuhan traveler yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan, dan kemudahan.

Demi memenuhi kebutuhan itu, jumlah check-in desk di LCC Terminal 2F akan dikurangi dari 20 unit pada 2020 menjadi 10 unit pada 2022. Di sisi lain, jumlah fasilitas self check-in ditambah menjadi 40 unit.

Seiring dengan itu, Fasilitas self bag drop ditambah dari 10 unit pada 2020, menjadi 20 unit pada 2022.

"Pelayanan fokus pada digitalisasi seperti web check-in, self check-in dan self bag drop. Ini kami sebut dengan technology implementation for value added services. Berbagai layanan berbasis teknologi juga selalu di-update," ujar Awaluddin.

Secara umum, tuturnya, LCC Terminal 2F didesain untuk mewujudkan proses keberangkatan yang cepat, pengalaman perjalanan yang menyenangkan, dan pelayanan bernilai tambah yang berbeda dari biasanya," jelasnya.

Program aktivasi di terminal nantinya juga menjadi bagian penting pelayanan kepada traveler milenial.

Tidak hanya itu, maskapai LCC mendapat insentif landing rates jika membuka rute internasional baru ditambah dengan bebas biaya promosi di digital media dan sosial media milik AP II.

LCC Terminal 2F sendiri merupakan bagian dari revitalisasi menyeluruh di Terminal 2. Saat ini Terminal 2 berkapasitas 9 juta penumpang per tahun, setelah revitalisasi usai pada 2022 maka kapasitasnya akan bertambah menjadi 24 juta penumpang per tahun. (hlz/hlz)


Komentar