Senin, 22 Juli 2019 | 16:40 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Jumat, 03 Mei 2019 20:23

Pelindo IV Mulai Uji Coba Dermaga Kendari New Port

Translog Today
Uji coba bongkar muat MV Mentari Nusantara di KNP

KENDARI - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mulai melakukan uji coba dermaga Kendari New Port atau Pelabuhan Baru Kendari dengan melayani sandar dan bongkar muat perdana kapal pada Jumat (3/5).

Kendari New Port (KNP) merupakan salah satu dari 10 pelabuhan kelolaan yang dikembangkan Pelindo IV. Selain KNP, pelabuhan baru lainnya yakni Makassar New Port (MNP) yang sudah beroperasi penuh sejak 28 Maret 2019.

Direktur Utama Pelindo IV Farid Padang mengatakan KNP merupakan pelabuhan yang dirancang dengan kapasitas jangka panjang yakni 1,2 juta TEUs dan didesain untuk kapal besar dan percepatan ekspor dari klaster tengah Sulawesi.

"Kapal yang sandar perdana di dermaga KNP hari ini adalah MV Mentari Nusantara milik PT Mentari Sejati Perkasa yang merupakan pemain baru untuk rute Kendari," ungkapnya, Jumat (3/5).

General Manager Pelindo IV Cabang Kendari Debby Duakaju menambahkan, MV Mentari Nusantara melakukan kegiatan bongkar muat barang mulai pukul 07.00 Wita. "Kapal ini bongkar muat perdana sebanyak 44 box kontainer," ujarnya.

Kapal berbobot 4.500 ton yang melakukan bongkar muat kontainer berisi sejumlah komoditas ini berasal dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Menurut Debby, sejumlah alat telah disiapkan untuk pelabuhan yang pembangunannya rampung pada akhir 2018 ini, yakni 1 unit Container Crane (CC), 2 unit Reach Stacker (RS), 5 unit Head Truck dan 1 unit Forklift 7 ton.

Kendari New Port yang berlokasi di Bungkutoko dibangun dengan investasi Rp936 miliar oleh Pelindo IV untuk mendukung dan meningkatkan perekonomian di Sulawesi Tenggara.

Proyek KNP dikerjakan dalam tiga paket, yaitu Paket I, II dan Paket III. Paket pertama yakni pembangunan dermaga pelabuhan. Paket kedua, reklamasi dan pembangunan lapangan penumpukan atau terminal barang.

Adapun pekerjaan paket ketiga yakni perkantoran dan sarana penunjang lainnya, yang kesemuanya rampung 100% tepat di penghujung tahun lalu.

Debby mengungkapkan, KNP mendukung rencana sistem pengapalan langsung ke luar negeri melalui pelabuhan di Kendari, sekaligus mempersiapkan pelabuhan bertaraf internasional di Kendari.

"Dari total nilai investasi itu, Rp635 miliar berasal dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN) dan Rp301 miliar dari dana internal perusahaan," ungkap Debby. (hlz/hlz)


Komentar