Minggu, 21 Juli 2019 | 09:32 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Maritim
Sabtu, 29 Juni 2019 14:33

Alumni FTK ITS Gelar Marine Talkshow & Halal Bihalal

Ayu Puji

SURABAYA - Ikatan Alumni Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyelenggarakan halal bihalal, sekaligus talkshow mengenai isu sektor maritim di Hotel Majapahit Surabaya pada Sabtu (29/6/2019).

Kegiatan yang digelar oleh Ikatan Alumni FTK ITS (Alfatekelits) ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan komunikasi, baik antar angkatan (satu departemen) maupun antar departemen, seperti Teknik Perkapalan, Teknik Sistem Perkapalan, Teknik Kelautan dan Teknik Transportasi Laut.

Selain halal bihalal, Alfatekelits memanfaatkan acara ini dengan menggelar Marine Talkshow bertema Peluang dan Tantangan Maritim ke Depan. Talkshow dimoderatori oleh Dosen FTK ITS Raja Oloan Saut Gurning ST MSc PhD, yang selama ini aktif memberikan masukan kepada pemerintah terkait sistem kepelabuhan dan transportasi laut.

Adapun narasumber talkshow, yakni Prof Dr Ir Syarief Wijaya (Kepala Badan Riset & SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan), Ir Dwi Budi MSc (Kepala Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak), dan Ir Bambang Haryo Soekartono (Anggota Komisi V DPR RI).

Wakil Gubernur Jawa Timur Dr Emil Elestianto Dardak MSc hadir dalam acara tersebut sebagai keynote speaker. Dalam sambutannya, Emil meminta para alumni FTK ITS mendukung pengembangan potensi maritim Indonesia, khususnya Jatim.

"Jawa Timur seperti halnya Jepang, potensi kemaritimannya besar sekali, ditambah sebagai pusat jasa dan perdagangan. Namun, potensi ini akan sulit (dikembangkan) bila tidak didukung konektivitas," ujarnya.

Selain alumni, acara itu juga dihadiri oleh para stakeholder kemaritiman, antara lain pengurus DPP Gapasdap, DPP Iperindo, INSA Jatim, Disperindag Jatim, Syahbandar Tanjung Perak, Biro Klasifikasi Indonesia, dan lainnya.

marine talkshow

"Kita tahu bahwa sebagian besar wilayah Indonesia adalah laut dan merupakan negara kepulauan. Sehingga transportasi laut merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari," kata Sekjen Alumni FTK ITS Anita Puji Utami.

Anita yang juga Wakil Ketua Iperindo berharap kegiatan ini mendorong sektor maritim Indonesia kembali menggeliat dan menjadi program stategis pemerintah.

"Dan oleh karena itu, kapal harus dilihat sebagai bagian dari infrastruktur sehingga industrialisasi sektor maritim berjalan dengan maksimal dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," tambah Direktur Utama PT Adiluhung Saranasegara Indonesia ini.

Anita menegaskan, alumni FTK ITS siap membantu pemerintah dalam upaya merestrukturisasi program kemaritiman agar menjadi lebih baik.
(hlz/hlz)


Komentar